Senam Bersama Ponorogo Fight Corona Menuju Jatim Sehat

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Olah Raga Bersama dalam rangka Ponorogo Fight Corona menuju Jatim sehat diikuti personel TNI/ Polri, jajaran OPD Pemkab Ponorogo serta komponen masyarakat dan pecinta olahraga senam, di Jalan Suromenggolo atau jalan baru Ponorogo, Minggu(08/03/2020).

Acara yang berbarengan dengan kegiatan car free day ini diikuti tak kurang dari 700 orang.

Senam sehat bersama diawali dengan senam sehat Ponorogo dilanjutkan senam tutorial mencuci tangan yang benar.

Dalam sambutanya, Kadinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini, menyampaikan bahwa pelaksanaan senam pagi penuhi Jatim sehat bertujuan menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani ditengah mewabahnya kasus Corona yang terjadi hampir di seluruh dunia. Sesuai data Dinkes Ponorogo untuk saat ini belum diketemukan kasus Corona di Ponorogo,” semoga seluruh masyarakat Ponorogo selalu sehat dan tentunya kepedulian kita semua untuk sehat dan menjaga kebersihan lingkungannya masing masing'”ucap Kusdarini.

Baca:  Jelang Hadapi Agenda Besar, Forkopimda Jatim Antisipasi Munculnya Cluster Baru

Sementara itu Wakil Bupati Ponorogo, Sudjarno dalam sambutanya menyampaikan,”saat ini, di seluruh penjuru dunia sedang dihebohkan dengan pemberitaan mengenai penyakit yang diakibatkan oleh virus corona, yang juga dikenal dengan istilah COVID-19. Bahkan WHO telah menetapkan COVID-19 sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (Public Health Emergency of International Concern) yang beresiko terjadinya penularan antar negara. COVID-19 adalah penyakit yang menyerang saluran pernafasan, yang disebabkan oleh virus yang menular melalui droplet yang hingga saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya,”ucap Wabup Sudjarno.

Dikatakanya,”situasi di Indonesia saat ini, sampai dengan tanggal 5 Maret 2020 terdapat 4 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, 3 orang berasal dari Kota Depok, Jawa Barat, 1 orang dari DKI Jakarta. Di Jawa Timur, sampai dengan tanggal 5 Maret 2020, belum ada kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Melalui kesempatan ini, saya himbau kepada seluruh masyarakat Ponorogo untuk tidak panik namun tetap waspada dalam menghadapi COVID-19 ini. Mari kita lakukan langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19,”tegasnya.

Baca:  Truk Susu Pulung Ponorogo Terguling, Ini Kisahnya...

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ponorogo menyampaikan,”wabah virus corona kembali merebak. Sampai pertengahan Januari 2020, sudah lebih dari 200 orang yang menjadi korban jenis baru virus corona di beberapa negara Asia. Corona adalah jenis virus yang biasanya mempengaruhi saluran pernapasan mamalia, termasuk manusia. Virus ini bisa menyebabkan infeksi pada hidung, sinus, tenggorokan bagian atas. Sebenarnya, kebanyakan jenis virus corona tidak berbahaya. Namun ada beberapa jenis virus ini dapat memicu penyakit serius. akhir 2019 lalu, muncul wabah virus corona jenis baru yang menyebabkan para penderita mengalami pneumonia. Virus baru ini mewabah pertama kali di Wuhan, Cina. Diduga, virus baru ini berasal dari Pasar Hewan Huanan, di Wuhan,”katanya.

Baca:  Hari Ibu: Dharma Wanita Gresik Lakukan Donor Darah

Lebih lanjut dikatakan,”WHO menetapkan virus baru ini bernama resmi Novel Coronavirus, yang berjenis zoonozis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Jika tidak segera ditangani, penderita Virus Corona dapat menderita beberapa komplikasi,”pungkasnya.