Diduga Ikut “Bermain” 23 Aparatur Sipil Negara Diklarifikasi Pengawas

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo.( foto : Sigid_KIcom)

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG : Pengawas Pilkada 2017 mengidentifikasi ada sekitar 23 Aparatur Sipil Negara akan melibatkan atau dilibatkan dalam pemenangan pasangan calon yang mengikuti Pilkada 15 Februari 2015 yang akan datang.

Ke 23 ASN yang telah diklarifikasi pengawas tersebut, tersebar di 6 dari 7 kabupaten/kota antara lain, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Pati, Demikian disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo di kantornya.

Teguh menambahkan, di Kabupaten Cilacap ada Camat yang dilaporkan dengan dugaan keberpihakan pada calon tertentu.

“Namun, karena laporan sudah kadaluwarsa, pengawas Pilkada hanya bisa datang dan memberiikan perinngatan pada yang bersangkutan. Ada juga Kepala Desa Karang Kemiri, Kecamatan Jeruklegi, yang dari hasil rapat Sentra Gakumdu merekomendasikan kepada Bupati Cilacap untuk memberikan sanksi pada yang bersangkutan,” ungkapnya, Selasa (3/1/16).

Teguh menambahkan, di Kabupaten Batang, ada 8 perangkat desa di Kecamatan Kandeman yang juga di klarifikasi oleh pengawas setempat dan sampai saat ini proses pengawasan masih tetap berjalan.

“Ada juga seorang perangkat desa di Kecamatan Limpung melakukan kampanye melalui media sosial, namun bukan menggunakan akun resmi yang didaftarkan, akhirnya setelah dilakukan klarifikasi, kita sudah berikan teguran secara tertulis kepada yang bersangkutan,” imbuhnya.

Selain itu, di Kabupaten Jepara, Kabag Umum dan Kabag Humas Pemda juga sempat di klarifikasi pengawas. Plt. Bupati Jepara dan pegawai Biro Bina Mental Provinsi Jawa Tengah juga sempat menarik perhatian juga sempat diklarifikasi pengawas.

Dan di beberapa daerah lain seperti, Kabupaten Brebes, pada awal pencalonan, Camat Bulakamba, Camat Jatibarang, Kasubag Hukum dan Organisasi dan Kepala Dinas Sosnakertrans, juga telah dilakukan klarifikasi dan rekomendasi untuk dilakukan teguran oleh Pembina kepegawaian Pemda setempat.

Di Banjarnegara, Kepala Desa Kecamatan Pagentan Kecamatan Bawang dan Kepala MAN Kecamatan Banjarnegara juga sempat di klarifikasi pengawas. Kemdian di Kabupaten Pati, teridentifikasi Kepala SMP 7 Pati juga sempat diklarifikasi oleh pengawas setempat.(sigid)