Baznas Terjunkan Baznas Tanggap Bencana Untuk Evakuasi 627 Korban Gempa Sukabumi

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerjunkan Baznas Tanggap Bencana dalam membantu korban gempa di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020).

SUKABUMI, KANALINDONESIA.COM: Bencana gempa bumi yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, pada hari Selasa sore (10/3/2020) pukul 17.18 WIB dengan kekuatan 4,9 skala ritcher menyebabkan kerusakan di beberapa tempat dan memaksa warga sekitar mengungsi ke tempat yang aman.

Melihat hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB), bergerak cepat untuk membantu warga korban terdampak  gempa.

Kepala Baznas Tanggap Bencana, Dian Mandana Aditya Putri,mengungkapkan, pihaknya menurunkan 9 personel, yang terdiri dari Tim BTB  Pusat, BTB Provinsi Jawa Barat dan BTB Kabupaten Sukabumi, serta didukung 3 armada untuk mobilitas. Tim pada malam harinya telah tiba dilokasi di Kampung Cipicung, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, dan langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Baca:  Menerima Kehadiran HMI Jatim, Sahat Tua Simanjuntak Gayeng Bicara Soal Pilkada, Corona dan Omnibus Law

“Setelah dilakukan koordinasi, kami menuju ke lapangan untuk membantu proses evakuasi sebanyak 627 jiwa dimana180 jiwa berada di Kampung Cipicung, 250 jiwa di Cimanggu Jaya Negara dan Pondokberem, 170 jiwa di Cimanggu Atas dan Cimanggu Bawah, dan 27 jiwa di Babakan,” ungkap Dian dalam pernyataan pers di Sukabumi, JawaBarat, Rabu (11/3/2020).

Dian menuturkan pihaknya mengupayakan bantuan evakuasi lebih dulu kepada daerah yang paling parah terdampak bencana.

“Selain evakuasi, kami juga memberikan bantuan di titik-titik pengungsian dengan mendirikan tenda untuk pengungsi, mengingat warga membutuhkan tempat yang layak untuk istirahat dan berteduh karena rumah mereka saat ini beberapa tidak dapat berfungsi karena mengalami kerusakan yang cukup parah,” katanya.

Baca:  Cegah Penyebaran Covid 19, Babinsa Koramil 15/Polanharjo Bersama Warga Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Dian menambahkan tak hanya tenda pengungsian, Baznas nantinya juga mengaktifkan layanan pengungsian untuk kebutuhan logistik dan layanan kesehatan dari Rumah Sehat Baznas (RSB).

“Kebutuhan mendesak pengungsi meliputi makanan, air mineral, obat-obatan, alat tidur, selimut dan paket perlengkapan bayi. Kami akan siapkan untuk segera didistribusikan ke titik-titik pengungsian,” imbuh Dian.

Beberapa rumah dan bangunan roboh akibat gempa bumi di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020).

Sementara itu Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, pihaknya memiliki lembaga program Baznas Tanggap Bencana  (BTB) yang selalu siap siaga, untuk memberikan respon cepat melayani masyarakat yang tengah terdampak bencana.

“Mustahik selalu menjadi pihak yang paling menderita ketika bencana melanda, tak terkecuali musibah gempa yang melanda saudara kita di Sukabumi. Kami siap menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat bangkit dari bencana,” katanya.

Baca:  BAZNAS kembangkan 600 Z-Mart di Jabotabek

Sebelumnya gempa yang melanda Sukabumi pada Selasa Sore, berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) teridentifikasi pusat gempa berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut wilayah Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer. Bahkan guncangan gempa dirasakan pula masyarakat yang tinggal di Kota Bogor, Jawa Barat. @Rudi