Bupati SBB Diminta Copot Kepsek SD Negeri Air Desa Piru

reporter ; Suneth

Sekolah Dasar Negeri Air Pessy desa Piru kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat.(foto: Suneth_kanalindonesia.com)

SERAM BAGIAN BARAT, KANALINDONESIA,COM : Bupati Seram Bagian Barat Moh Yasin Payapo diminta copot La Ode Ahmad Yani Al Idrus sebagai kepala sekolah SD Negeri Air Pessy desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, karena dinilai tidak mampu memajukan pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Salah satu dewan guru yang ditemui kanalindonesia.com yang enggan namanya dipublikasikan dirinya meminta Bupati SBB agar segera mencopot Kepsek SD Negeri Air Pessy, karena banyak masalah yang dilakukan La Ode Ahmad Yani Al Idrus selaku kepala sekolah sehingga pendidikan pada SDN Air Pessy alami kemunduran.

“Selama menjadi kepala sekolah di SD Negeri Air Pessy, Kecamatan Seram Barat banyak kebijakan yang diambilnya sangat bertentangan serta kinerja selama menjadi kepala sekolah tidak membuat kondisi perubahan yang lebih baik demi memajukan peningkatan mutu pendidikan, malah sebaliknya membuat mutu pendidikan di SD negeri Air pessy makin mundur ke belakang bahkan terpuruk di banding sekolah-sekolah lain yang ada di Gugus III kecamatan Seram Barat,”ungkapnya.

Baca:  Selain Bagi Maker Gratis, DPD PAN SBB Praktik Cara Hidup Sehat

Diakatakan salah satu dewan guru tersebut, kepala sekolah tidak mengenal nama-nama dan jumlah siswa per kelas yang ada di SD Negeri Air Pessy, selain itu tidak mampu mengerjakan administrasi sekolah yang merupakan tugas pokok fungsi (Tupoksi) sebagai Kepala sekolah, malah Kepsek bersikap malas dan masa bodoh padahal SD negeri Air Pessy merupakan salah satu sekolah yang menjadi sasaran akreditasi.

“Bukan hanya itu, Kepsek Juga melakukan pungutan pada siswa berupa pungutan uang pembelian buku laporan pendidikan serta uang komite yang masih berlaku sampai dengan saat ini, padahal ada dana BOS yang dapat diperuntukan untuk pembelian buku laporan dan lainnya, tapi sebaliknya dana BOS tidak transparan kepsek bersama dewan guru dan komiter atas penggunaannya.” Jelasnya.

Baca:  69 Siswa SMA Negeri 7 Serba, Gelar Gladi UNBK Tahun 2020

Lanjut dikatakannya, La Ode Ahmad Yani Al Idrus jarang mengikuti pertemuan, rapat kepala-kepala sekolah (K3S) yang diselenggarakan Kepala- Kepala sekolah gugus III serta ada pula dalam pengembangan sekolah tidak pernah mengirim PMP ke Pusat

“Dan mirisnya lagi, Kepala Sekolah mengeluarkan SD Negeri Air Pessy dari Gugus III, Kecamatan Seram Barat, dengan alasan yang tidak jelas sehingga SD Negeri Air Pessy jadi korban dan tidak pernah terima bantuan apapun baik dari segi sarana dan prasarana sekolah,”katanya.

Dijelaskanya,”kami sudah layangkan surat untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten SBB yang dijanjikan akan menindaklanjuti namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut yang dilakukan pihak dinas,”tegasnya.

Baca:  Dikabarkan Deklarasi Dengan Khofifah, Inilah Penjelasan Ipong Mukhlisoni

“Untuk itu atas nama pribadi dan dewan guru kami meminta kepada Bapak Bupati Seram Bagian Barat Moh Yasin Payapo untuk mencopot dan mencabut pengangkatan La Ode Ahmad Yani Al Idrus NO. 821.29-64.a Tahun 2016, sebagai kepala sekolah SD Negeri Air Pessy, dan menunjuk Kepala Sekolah yang baru yang lebih mampu dan profesional agar sekolah ini maju dan memiliki mutu pendidikan agar dapat bersaing dengan sekolah yang ada di Kecamatan Seram Barat,” harapnya.

Hingga berita ini dinaikkan kepala sekolah SD Negeri Air Pessy La Ode Ahmda Yani Al Idrus belum dapat ditemui dan dikonfirmasi. @ Suneth