PAC. GP Ansor Karanggeneng, Gelar Sholat Ghoib dan Tahlilan Untuk Kasatkornas Banser, H. Alfa Isnaeni

Anggota Ansor dan Banser Karanggeneng, Lamongan melaksanakan Sholat Ghoib untuk almarhum Kasatkornas Banser, H. Alfa Isnaeni. foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kabar duka wafatnya Kasatkornas Banser GP. Ansor, H. Alfa Isnaeni, Rabu (11/3/2020) tersebar luas dan cepat. Mantan ketua PW. Ansor Jawa Timur tersebut dikabarkan meninggal dunia pada pukul 11.19 WIB di Jakarta dikarenakan serangan jantung.

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Karanggeneng, Lamongan, Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas kepergian “Sang Komandan” sebutan untuk (alm) H. Alfa Isnaeni. Sebagai rasa hormat, jajaran Ansor dan Banser di Karanggeneng mengadakan sholat ghoib dan dilanjutkan membaca tahlil yang ditujukan untuk Almarhum H. Alfa Isnaeni.

“Kami menghaturkan duka mendalam. Beliau (Alfa Isnaeni) meninggal kemarin karena serangan jantung saat berada di Jakarta,” kata Ketua PAC GP Ansor Karanggeneng, Hadi Santoso kepada Kanalindonesia.com ketika ditemui seusai pelaksanaan Sholat Ghoib, Kamis (12/3/2020).

Baca:  Kecewa dengan Penegakan Hukum, Warga Protes dengan Memasang Spanduk Di Lokasi Pertambangan Berkedok Normalisasi

Lebih lanjut Hadi mengatakan, sebetulnya jajaran pengurus PAC. GP Ansor Karanggeneng ingin ingin datang langsung ke Tulungagung guna mengikuti prosesi pemakaman, namun karena kesibukan para anggota yang tidak bisa ditinggalkan maka jajaran pengurus PAC. GP Ansor mengadakan kegiatan seperti ini di Aula MWC NU Karanggeneng.

“Kami terkejut. Kepergian beliau cukup mendadak. InsyaAllah beliau husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” jelasnya.

Hadi mengenang H. Alfa Isnaeni sebagai tokoh teladan bagi para kader muda, banom Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, khususnya Karanggeneng. Banyak anggota yang memiliki kenangan dan mengingat betul pesan Almarhum untuk tetap menjaga akidah ahlus sunah wal jamaah dan NKRI

Baca:  Diduga Tercemar Limbah, Air Sungai Gembolo di Mojokerto Berubah Warna dan Berminyak

“Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik disisi-Nya”. Pungkasnya. (omdik/fer)