SMK NU 1 Kedungpring Lamongan Terapkan Pelatihan Pembuatan Batik Khas Kalen

(Kepala Sekolah SMK NU 1 Kedungpring Muhammad Bahityar, S.Kom, M.M Menunjukkan Batik Cap Khas Desa Kalen). Foto_Fer

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mini menjadi salah satu solusi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan kualitas SDM yang mumpuni mampu menciptakan produk yang bisa berdaya saing. Sehingga mencetak kualitas produk yang baik, yang diyakini menjadi rebutan pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Hal ini diterapkan oleh SMK NU 1 Kedungpring Kabupaten Lamongan dalam Launching Pelatihan Program SMK Mini Dalam Pengembangan SMK di Pondok Pesantren dan Daerah Terpencil di SMK NU 1 Kedungpring.

(Kacabdisdik Lamongan Sri Yuliasih, Kepsek SMK NU 1 Kedungpring Muhammad Bahityar, Camat, Kades Kalen Beserta Pengurus Sekolah Foto Bersama). Foto_Fer

Acara launching ini di hadiri langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Lamongan Dra. Sri Yuliasih M,M, Kepala sekolah SMK NU 1 Kedungpring Muhammad Bahityar Adityas, S.Kom., M.M, Camat Kedungpring, Pengawas Dinas Pendidikan Lamongan, Kepala Desa Kalen, Wali murid dan peserta pelatihan dari masyarakat.

Baca:  Bang Zul : Dukung Kemajuan Trenggalek di Tingkat Provinsi
(Sambutan Kacabdisdik Lamongan Sri Yuliasih). Foto_Fer

Acara pertama dibuka oleh Kepsek SMK NU 1 Kedungpring Muhammad Bahityar Adityas, yang kemudian Kacabdisdik Sri Yuliasih menyertai sambutan dalam acara launching Pelatihan pembuatan batik cap khas Kalen.

(Tarian Modern Kelas XII SMK NU 1 Kedungpring). Foto_Fer

Acara dilanjut dengan pembukaan tari modern yang dilakukan siswa kelas XII dengan disaksikan para tamu undangan.

(Peresmian Ditandai Dengan Potong Pita dan Pukul Gong Oleh Kacabdisdik). Foto_Fer

Setelah itu dipenutup acara, Kacabdisdik meresmikan SMK Mini dengan melakukan pemotongan pita dan pemukulan Gong.

(Desaign Busana Batik Cap Khas Desa Kalen). Foto_Fer

SMK NU 1 Kedungpring sendiri mengangkat potensi lokal melalui program pelatihan pembuatan “Batik Cap Khas Desa Kalen” Sumur Gede dan Batu Gilang bagi siswa maupun masyarakat setempat.

(Ruang Pembuatan Batik Di Ruang Utama SMK Mini SMK NU 1 Kedungpring). Foto_Fer

Pelatihan tersebut dilaksanakan di ruang produksi Pembuatan batik dan ruang utama SMK Mini yang berlokasi di dalam sekolah. Adapun pelatihan pembuatan batik dijadwalkan untuk siswa pada hari Sabtu, dan untuk masyarakat pada hari Minggu.

Baca:  Polres Ngawi Bekuk Komplotan Curanmor Antar Daerah

Dengan adanya kreativitas pembuatan batik cap khas desa Kalen, SMK NU 1 Kedungpring sudah mulai kebanjiran orderan. Untuk pemesanan batik tersebut disarankan untuk langsung menghubungi pihak sekolah.

Jurnalis : Omdik/Fer
Kabiro : Ferry Mosses