SMK NU 1 Karanggeneng Unggulkan Berbagai Olahan Makanan dari Bahan Ikan Tawar Saat Launching SMK Mini

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan, Sri Yuliasih, M.M, didampingi Wakil Kepala SMK NU 1 Karanggeneng, Besar Handoko saat menunjukkan hasil produk olahan makanan dari bahan ikan air tawar yang dihasilkan SMK NU 1 Karanggeneng. foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; SMK NU 1 Karanggeneng, Lamongan menjadi salah satu SMK yang terpilih menyelenggarakan SMK mini di Kabupaten Lamongan. Launching program pelatihan kerja SMK mini ini dilaksanakan pada hari Sabtu (14/3/2020) di gedung baru SMK NU 1 Karanggeneng, tepatnya di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Jawa Timur.

Program SMK mini merupakan salah satu program unggulan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur. Program ini terus digalakkan sebagai pengembangan kewirausahaan dan mempersiapkan peserta didik untuk bersaing di dunia usaha.

Turut hadir dalam acara tersebut Pejabat dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Seksi Kelembagaan, Dedy Jayadi, S.E, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan, Sri Yuliasih, M.M, Perwakilan dari Dinas Koprasi dan UMKM, Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Muspika Karanggeneng, Kepala Desa se-Kecamatan Karanggeneng, Kalitengah, Sukodadi dan Maduran, Kepala SMP/MTs dan undangan lainnya.

Baca:  Malaysia Kampanyekan Visit Malaysia Year of Healthcare Travel 2020 di Indonesia
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan, Sri Yuliasih dan Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur, Dedy Jayadi, S.E memotong pita sebagai tanda diresmikannya salah satu unit usaha dalam Launching SMK mini. foto: omdik_kanalindonesia.com

Selain itu turut hadir pula perwakilan beberapa perusahaan dan unit usaha sebagai pendukung program pelatihan kerja di SMK NU 1 Karanggeneng, Lamongan.

Sri Yuliasih berharap adanya SMK mini mampu menghasilkan peserta didik yang mampu menghasilkan peserta didik yang mampu bersaing. Dia juga berpesan agar pelatihan tidak hanya berhenti sebatas pelatihan membuat produk saja. Juga berlanjut pada pemasaran produk-produknya.

Sementara itu, Besar Handoko, Wakil Kepala SMK NU 1 Karanggeneng mengaku sangat senang karena sekolahnya terpilih sebagai salah satu SMK penyelenggara pelatihan kerja SMK mini di Kabupaten Lamongan. Berbagai produk telah dihasilkan SMK mini dan beberapa unit usaha komunitasnya, diantaranya berbagai macam makanan dari bahan ikan air tawar.

Baca:  DPC Projo Jombang, Gelar Doa Bersama untuk Bangsa, Atas Dibubarkannya HTI oleh Pemerintah
Kepala SMK NU 1 Karanggeneng, Mohammad Kafid Nasrullah, SE, menandatangani MOU dengan salah satu unit usaha yang menjadi pendukung pelatihan kerja di SMK NU 1 Karanggeneng. foto: omdik_kanalindonesia.com

“Kami mencoba mengolah ikan air tawar ini menjadi berbagai jenis makanan, sehingga muncul berbagai jenis-jenis olahan makanan yang memperbanyak jenis kuliner di sekitar kita,” terang Besar Handoko saat ditemui Kanalindonesia.com.

Dia berharap SMK mini mampu memberikan manfaat bagi peserta. Selain gratis cara mendaftarnya pun juga mudah, sehingga masyarakat sekitar pun juga bisa mengikuti pelatihan kerja.

Lebih lanjut, Besar Handoko berterima kasih kepada dinas-dinas dan seluruh stakeholder terkait yang turut menyukseskan SMK NU 1 Karanggeneng, Lamongan ini. (omdik/fer)