YBSI Bersama YMHMC Gelar Baksos Anak Berkebutuhan Khusus Di Sanggar Al Ikhlas

Baksos Kesehatan anak Berkebutuhan khusus dan masyarakat umum
Baksos Kesehatan anak Berkebutuhan khusus dan masyarakat umum

GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Anak berkebutuhan Khusus( ABK) adalah anak anak spesial yang memerlukan penanganan tersendiri dan khusus. Yang tergolong anak anak tersebut adalah anak anak yang memiliki kondisi down syndrome/ retardasi mental, cerebral palsy (CP), tuna netra, tuna rungu, tuna wicara dan Slow Learner. Apabila anak anak berkebutuhan khusus ini, mendapatkan penanganan, terapi sekaligus pendidikan dengan tepat, maka mereka akan menjadi sosok yang nantinya akan lebih berdaya. Bahkan dapat melebihi kemampuan yang dimiliki oleh manusia normal pada umumnya.

Yayasan Sanggar Al Ikhlas di Dusun Madu Mulyorejo Desa Dukuh Kembar Kecamatan Dukun Kab. Gresik, yang mengkhususkan perhatiannya pada anak anak dengan kebutuhan khusus ini. Yayasan ini, telah lebih dari sepuluh tahun berdiri, diprakarsai oleh Ny.Sufiyah selaku Ketua Yayasan dan ayahanda beliau H. Tahrim.

Ada sekitar 51 orang anak dengan ABK ini yang ditangani oleh Yayasan Sanggar Al Ikhlas tersebut. Berbagai upaya penguatan mental pada orang tua ABK, dilakukan dengan berkumpul bersama di sanggar Al Ikhlas, sambil sharing progress perkembangan kondisi masing-masing putra dan putrinya. Sekaligus mencari solusi, bagaimana mengatasinya.

Baca:  Warga Sempat Panik Saat Gempa M5.1 Guncang Nias Utara

Sungguh tidak mudah. Karena wilayah ini, menuju ke Puskesmas Dukun yang terdekat, menempuh waktu 45 menit dengan medan melalui tanah yang sebagian belum teraspal atau paving yang mulai rusak. Hanya semangat yang membuat, para orangtua khususnya para ibunda ini, yang membuat mereka dapat terus memberikan perhatian yang terbaik bagi putra putrinya.

Dan berhasil. Salah satu diantaranya adalah putra dari Ny. Sufi sendiri, Heriyanto, yang berusia 10 tahun. Heri yang mengalami buta permanen sejak lahir, saat ini telah berhasil menghafal Al Qur’an 18 Juz. Berikut do’a- do’a yang dapat diamalkan sehari hari.

Ada juga Mas Asri yang lulusan Unesa Fakultas Pendidikan di usia 33 tahun ini menderita Nystagmus, Low vision. Pandangan kabur, hanya bisa jarak dekat. Kondisi mata seperti maaf juling. Terakhir ini, ditemukan ada tumor di cerebrumnya. Namun, dia aktif mengajar di SLB, memiliki 3 anak yang nornal, seorang istri dan mengabdi sebagai pembimbing di Sanggar Al Ikhlas Dukun Gresik.

Baca:  Pemakaman Korban Pesawat Jatuh Lion Air JT 610

Tidak ada kata menyerah dalam menghadapi hidup, di sanggar Al Ikhlas ini. “Hidup itu adalah takdir Allah yang harus kita syukuri. Karena Allah telah menitipkan amanah istinewa berupa anak luar biasa pada kami, maka kami akan menjaga amanah tersebut, dengan sebaik baiknya,”kata Ketua Sanggar Al Ikhlas Ny. Sufiyah di Dusun Madu Mulyorejo Desa Dukuh Kembar Kecamatan Dukun Kab. Gresik, Sabtu (14/3/20).

Dalam proses bermuhasabah diri, dan belajar lebih bersyukur. Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI) bersama PITI- YMHMC ( Yayasan Masjid Haji Muhammad Chengho) dan YDM ( Yayasan Dana Mandiri) PLN Jatim didukung mitra seperti Jamu Iboe, PT. Karniel Jangkar Pasific, Laziza Fried Chicken, Trekkers sepatu, dan Yusu-Cafino, melakukan kegiatan kepedulian bersama.

Baksos kesehatan Anak Berkebutuhan Khusus dan masyarakat umum pun di laksanakan di tempat tersebut. Sebanyak 350 orang pasien dilayani, baik anak-anak ABK, keluarga, orangtua ataupun masyarakat laiinya. Acara dimulai dari jam 9.00 -14.00.

Kegiaatan Baksos Kesehatan ini dihadiri oleh Haji Abdullah Nurawi,PITI-YMHMC sekaligus penggagas kegiatan ini. Bapak Paul Kacab PLN Gresik dari YDM PLN Jatim, Dr.H Hisnindarsyah SE M.Kes MH dan Ibu Hj. Virly Mavitasari ( Founder dan ketua YBSI). Serta dr Adianti Handajani spKJ, psikiater tumbuh kembang anak, yang memberikan penjelasan bagi ibu ibu dari ABK.

Baca:  Tingkatkan Semangat Petani, Serda Musa Berikan Bantuan Bibit Tomat

Selain pelayanan kesehatan umum, laboratorium, THT, dan pemberian obat secara cuma cuma. Juga dilakukan penyerahan bantuan seperti kursi roda, exhaust, permainan edukatif, termasuk  bingkisan dari para pendukung berupa produk produk dari perusahaan pendukung acara.

H.Abdullah Nurawi mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari program yang akan berkesinambungan. Sebelumnya, anak anak ABK ini, telah dibawa secara rutin untuk terapi di Bapelkes Indrapura bekerjasama dengan Dinsos Gresik.

“Alhamdulillah, bersama YBSI dan para mitra lainnya, kegiatan ini terus bergulir, sehingga perhatian pada ABK di sanggar al ikhlas  Dukun Gresik menjadi semakin besar. Untuk itu , kami menyampaikan terima kasih,”ucapnya.

Hal yang sama disampaikan pula oleh Ny. Sufiyah dan Lurah desa Madu Mulyorejo Dukun Gresik.

“Semoga menjadi simpanan amal jariyah dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT,”katanya .@wn