Pemdes Marobea Gelar Doa Tolak Bala dan Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

MUNA BARAT, KANALINDONESIA.COM:
Pemerintah Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat menggelar acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1441 H. Kegiatan ini pula dirangkaikan dengan doa bersama tolak bala (Kataghomino Liwu) yang berlangsung di Masjid desa Nurul Iman, Minggu malam (22/4/2019).

Hadir dalam kegiatan ini, Kades Marobea, Kapolsek Sawerigadi, Penceramah Ustad Nawaji,S.Ag dan seluruh masyarakat Desa Marobea.

Peringatan tersebut di awali dengan membacakan kitab suci Al-Quran di lanjut kuliah tujuh menit (Kultum) oleh Ustad Nawaji, S.Ag

Dalam sambutanya Kades Marobea Muslimin Salim mengungkapkan, kegiatan memperingati hari Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1441 H Tahun 2020 yang dirangkaikan dengan doa bersama tolak bala (Kataghomino Liwu) adalah kegiatan perdana dirinya dalam bidang keagamaan sejak dilantik menjadi kepala desa marobea periode 2020-2026.

Baca:  Kolaborasi Baznas dan Dukcapil Kemendagri Untuk Pengentaskan Kemiskinan

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari visi – misi dirinya yaitu memwujudkan masyarakat desa marobea yang maju, sehat, cerdas, berdaya saing yang dilandasi dengan nilai-nilai religius.
Tema Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1441 H adalah dengan hikmah Isra Mi’raj mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan serta kita wujudkan persatuan, kerukunan dan keharmonisan di dalam kehidupan bermasyarakat.

Dihadapan masyakatnya Muslimin menjelaskan, untuk memetik makna Isra Mi’raj ini sebagai bentuk keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Peristiwa isra mi’raj adalah dimana Nabi Muhammad mendapat perintah dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat 5 waktu.

Momentum untuk mempererat tali silaturahim sesama umat Nabi Muhammad SAW terkhusus mempererat tali silaturahim sesama masyarakat desa marobea. Apalagi masyarakat marobea baru saja selesai melewati momen pemilihan kades sehingga dapat menimbulkan perbedaan pandangan, pikiran ataupun pilihan dalam pemilihan kepala desa sehingga silaturahim ataupun keharmonisannya sedikit terputus,” ujar Muslimin.

Baca:  Peringatan Hari Kartini, FKUB Jakarta Barat Gelar Lomba Masak

Dengan kegiatan ini pula dirinya menyampaikan dan mengajak kepada seluruh masyarakat desa marobea untuk merajut kembali persatuan dan Kerukunan sesama warga dan merajut kembali silaturahim dan keharmonisan dalam bermasyarakat karena desa marobea Ini adalah rumah kita bersama.

“Marilah kita selalu menjaga persatuan, kerukunan dan keharmonisan dalam bingkai keluarga besar masyarakat desa marobea untuk membangun desa marobea yang kita cintai ini,” jelasnya.

Selain itu pula pelaksanan isra mi’raj ini dirangkaikan dengan doa bersama tolak bala(Kataghomino Liwu) yang dimana kegiatan ini adlah sebagai wujud kearifan lokal yang patut untuk kita lestarikan, dimana kegiatan ini dilakukan oleh pemimpin terdahulu disaat memimpin sebuah wilayah desa. Ia mengajak kepada seluruh masyarakat desa marobea untuk memohon dan berdoa kepada Allah SWT untuk meminta perlindungan dari marabahaya, berdoa untuk selalu mendapatkan rezeki, kesehatan dan umur yang panjang.

Baca:  Mentan SYL: Pengetahuan Mahasiswa Pertanian Harus Berguna Di Desa

Cak imin juga memberikan doa khusus bagi warga marobea yang tinggal didalam negeri maupun diluar negeri agar tidak tertular ataupun terkena virus Corona dimana sekarang ini menjadi penyakit yg mengemparkan dunia internasional dan negara indonesia.

Ia juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat desa marobea untuk menjaga hal – hal yang bisa yang dapat mencegah penularan virus corona seperti, menjaga pola hidup, mengunakan masker, menjaga daya tahan tubuh, dan menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan coronavirus. (Sanjaya)