Rawat Dua Orang PDP, RSUD Sidoarjo Siapkan Ruang Isolasi dan Dokter Khusus

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM – Sebanyak 3 Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, khusus untuk menangani Pasien Dengan Pengawasan (PDP) Covid -19, yakni Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo, Rumah Sakit Mitra Keluarga dan Rumah Sakit Siti Hajar.

Merebaknya kasus corona di Indonesia rupanya sudah meluas hingga ke pelosok daerah, salah satunya kota udang yang ada di Jawa Timur.

Sedikitnya ada 4 orang yang dalam pengawasan, dua orang dinyatakan negatif dan sudah diperbolehkan pulang karena sudah dinyatakan sembuh, tinggal dua orang yang dalam proses penyembuhan di ruang Isolasi rawat inap Rumah Sakit Daerah Sidoarjo.

Berdasar data yang ada, pasien tersebut adalah tuan M (52tahun) warga Mojokerto, ia adalah salah satu diplomat Belanda yang sebelumnya mengadakan kunjungan ke luar negeri. Dan sempat bersalaman dengan pasien terdampak. Dengan data rekam medis sebagai berikut, ada radang di tenggorokan, batuk, demam, suhu tubuh 38,4 derajat.

Baca:  Panen Demplot PT. Pupuk Kaltim di Desa Ngabar Ponorogo, Peningkatan Hasil 23%

Pasien yang kedua,tuan A (47 tahun) warga Sidoarjo, dengan rekam medis ada radang paru, tensi 140/90, suhu badan 38,6.

Keduanya masih dalam penanganan intensif Tim Dokter RSUD, salah satu ketua timnya adalah dokter Fitri.

“Keduanya masih dalam penanganan tim dokter di ruang Isolasi, salah satunya pasien adalah diplomat Belanda yang mempunyai riwayat berkunjung ke negara penyebaran virus,”ujar dr.Fitri.

Dalam konferensi pers di ruang media centre RSUD, Direktur Rumah Sakit dr.Atok Irawan kepada wartawan membeberkan kiat antisipasi pencegahan Corona di wilayahnya yang paling mudah,antara lain yang paling simple dengan membiasakan cuci tangan dan menjaga daya tahan tubuh.Atau bisa juga dengan memakai alkohol 70 % untuk di usapkan pada telapak tangan.

Baca:  Kasus Prodential, Keterangan Saksi Mementahkan Tuduhan Terhadap Terdakwa

“Banyak hal mudah untuk menangkal corona salah satunya dengan membiasakan hidup sehat,sering cuci tangan,tidak harus dengan hand sanitezer, bisa juga dengan alkohol 70 %, karena alkohol 70% tersebut sangat berpotensi untuk membunuh virus,”paparnya.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dr.Wasis Nupikso, pihaknya juga menyampaikan bahwa RS telah menyediakan ruang Isolasi bagi pasien yang terindikasi terkena Covid – 19.

“Sementara ada dua ruangan isolasi, kita berencana akan menambah Alat Pelindung Diri (APD) dan kita berencana akan menambah ruang Isolasi karantina,”paparnya.

Sedangkan, secara teknis terkait aturan besuk keluarga terhadap pasien terdampak, pihaknya me – warning untuk tidak menjenguk keluarga pasienya.

Baca:  Pasien Positif COVID-19 di Tulungagung Jadi 7 Orang

“Sementara keluarga pasien tidak boleh menjenguk pasien dengan orientasi penularan, karena di ruang tersebut harus benar-benar steril antara dokter, pasien dan pembesuk,”pungkasnya.