Kondisi Pasien yang Dicurigai Terpapar Covid -19 Asal Pacitan Mulai Membaik

dr Rendra Bramanti Spesialis  Mikrobiologi klinik RSUD dr Iskak,

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Kondisi S pasien rujukan asal Pacitan yang dicurigai terpapar virus covid-19 kini sudah berangsur-angsur membaik atau suhu tubuh sudah turun. Kendati demikian, pasien berusia 44 tahun ini masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Iskak, Tulungagung.

“Kondisi suhu tubuh pasien sudah mulai turun, namun dia masih berada diruang isolasi,” jelas dr Rendra Bramanti Spesialis  Mikrobiologi klinik RSUD dr Iskak, ketika dikonfirmasi afederasi.com, Selasa (17/03/2020).

Rendra mengatakan, Pasien S tiba di RSUD dr Iskak pada Jum’at (13/3/2020) lalu, dan dia sudah mendapat penanganan yang baik. Saat itu, S mengalami gejala klinis berupa demam, batuk, disertai pilek.

Dengan kondisi ini membuat dirinya masuk dalam kriteria pasien dalam pengawasan (PDP). Ditambah lagi dengan dia memiliki riwayat melakukan perjalanan dari negera terpapar virus korona. Yakni Hongkong dan sempat melakukan transit di Singapura sekitar satu pekan yang lalu.

Baca:  Trenggalek Ethnic Carnival Tingkat SD/MI dan SMP/MTs, Bupati Kagum Sajian Gagrak Ampak Ampak Ngalengko Dirojo

Sesuai dengan standard operation procedur (SOP) penanganan virus covid-19, maka pihak rumah sakit langsung melakukan pengambilan empat sampel pada pasien.

Diantaranya swab dinding hidung bagian belakang, swab dinding tenggorokan, sampel darah, dan skutum. Ini untuk memastikan kondisi pasien negatif virus korona. Sampel ini dikirim dan diteliti di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Badan Litbangkes di Jakarta.

Untuk hasil swab sampel pasien, Rendra belum dapat memastikan kapan hasil dapat keluar. Sebab, untuk saat ini banyak sampel yang diteliti dan diperiksa di Badan Litbangkes. Terlebih sejak maraknya PDP virus korona dari berbagai daerah di Indonesia.

Rendra menegaskan jika pasien S dipastikan tetap akan menjalani perawatan di ruang isolasi sampai hasil laboratorium dinyatakan negatif.

Baca:  Bupati Sambari Siapkan Pekerjaan Melalui Tele Confrence Dengan Aplikasi Zoom

“Sebenarnya untuk mengetahui hasil laboratorium itu memerlukan waktu sekitar dua jam saja. Namun karena kondisi sekarang yang semakin banyak sampel yang diperiksa, kami belum dapat memastikan kapan hasilnya akan keluar,” paparnya.

Sekedar diketahui pada Jum’at (13/03/2020) sekitar pukul 21.30 WIB lalu, RSUD dr Iskak Tulungagung kembali menerima pasien yang dicurigari terinfeksi virus covid-19. Pasien berinisial S merupakan rujukan dari RSUD dr Darsono, Pacitan
S harus mendapat perawatan di ruang isolasi setelah mengeluh mengalami demam, batuk dan pilek setelah hampir sepekan pulang dari Hongkong, dan sempat transit di Singapura.