Kadinkes Kepri: Pramuka Diharapkan Jadi Agen Cegah dan Tangkal Virus Corona

Sebanyak 250 orang peserta mengikuti kegiatan Penguatan Gugus Depan Saka Bakti Husada di Poyotomo, Bintan, Kepri, Jumat-Sabtu  (13-14/3/2020).

BINTAN, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 250 orang peserta terdiri dari 100 Pramuka Penegak dan Pembina Pamong masing-masing dan 150 orang anggota Majelis Pembimbing mengikuti kegiatan Penguatan Gugus Depan Saka Bakti Husada di Taman Pemancingan Poyotomo, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, provinsi Kepulauan Riau selama dua hari sejak Jumat (13/3/2020).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Kwartir Daerah Provinsi Kepri Kak Drs. Eko Sumbaryadi.

Kadinkes Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi bencana Covid 19. Kenapa pramuka Saka Bakti Husada? Karena menurutnya, Pramuka Saka Bakti Husada merupakan komponen yang kuat dan memiliki keterampilan diri dalam menjaga kebersihan diri untuk mencegah dan menangkal dari Covid 19.

Baca:  Menkes RI Tinjau RSD Wisma Atlet Dan serahkan 1.000 Pcs Alat RapidTest

“Ya mereka-mereka ini diharapkan menjadi agen yang membantu pemerintah dalam mencegah dan menangkal  Covid 19 di tengah keluarga, di tengah teman-temannya di sekolah,” kata Kadinkes Kepri Tjetjep.

Kadinkes Kepri, Tjetjep (Yudiana (depan barisan) memberikan sambutan pada kegiatan Penguatan Gugus Depan Saka Bakti Husada di Poyotomo, Bintan, Kepri, Jumat-Sabtu  (13-14/3/2020).

Seorang peserta Penguatan Gugus Depan Saka Bakti Husada, Jeihan Bintan Natasha dari Kwaran Teluk Sebong menyatkan, kegiatan ini sangat bagus karena mendorong peserta menjadi lebih baik karena dibekali ilmu-ilmu pengetahuan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pengenalan obat-obatan.

“Kegiatan ini sangat berkesan,” ujarnya.

Sementara, Muhammad Yogi Prasetyo dari Kwaran Bintan Timur mengharapkan kegiatan ini diadakan kembali.

Kabid Kesmas Dinkes Provinsi Kepri, Budi menjelaskan, terdapat dua kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak Jumat (13/3) petang di perkemahan Poyotomo ini.

Baca:  Update COVID-19 Sembuh 286, Positif Menjadi 3.842

Kegiatan pertama yakni Penguatan Gugus Depan Saka Bakti Husada yang diikuti lebih kurang 100 orang siswa SMA di Kabupaten Bintan.

Dari kegiatan ini peserta Saka Bakti Husada mendapat pelatihan dari Krida Bina Obat yaitu Penggolongan Obat serta Penggunaan Obat yang Benar sebagai bentuk swamedikasi. Narasumber pelatihan disampaikan oleh Indri Ayu Ningsih, S.Si, Apt, dari Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinkes Peovinsi Kepri

“Tujuannya agar peserta kegiatan dapat menularkan virus ilmu yang mereka dapat kali ini ke keluarga dan teman-teman sebayanya” jelas Budi.

Kegiatan kedua lanjutnya, lanjutnya, outbond yang diikuti lebih kurang 150 pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

“Dari kegiatan ini, kita harapkan terjalin keakraban di antara pegawai sehingga kembali semangat dan memotivasi diri dalam bekerja,” ungkapnya.

Baca:  Anwar Sadad Resmi Pimpin Gerindra Jatim Gantikan Soepriyatno

Sementara Direktur Jaring Solusi Indonesia, Didin Yuniardi mengatakan, kegiatan ini selain menjalin keakraban, juga membangun tim sehingga menjadi satu kesatuan yang solid.

Salah satu acara pada kegiatan Penguatan Gugus Depan Saka Bakti Husada di Poyotomo, Bintan, Kepri, Jumat-Sabtu  (13-14/3/2020).

“Harapannya setelah kegiatan ini, Dinkes Provinsi Kepri menjadi satu tim yang semakin kuat dalam kebersamaan dan terus berkarya dan berkontribusi untuk negara dengan kerja, kerja dan kerja,” tutur Didin.

Acara ini didukung oleh team trainer dari Jakarta, dengan Narasumber Didin Yuniardi, Tommi Hendrayana dan Edi Maryadi.

Untuk melihat kegiatan ini dapat dibuka link https://www.youtube.com/channel/UCMc2ooS48tmHU4zlA29MLAQ.  @Rudi