Libatkan TNI/ Polri, Pemda SBB Bentuk Tim Pencegah Virus Corona

Reporter: Suneth

Pemda SBB bersama TNI/ Polri gelar rapat bentuk tim pencegah virus Corona

SERAM BAGIAN BARAT, KANALINDONESIA.COM: Dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona Kabupaten Seram Bagian Barat, Pemda SBB gelar rapat pembentukan tim pencegah virus corona dengan melibatkan pihak TNI/ Polri. Kegiatan berlangsung di lantai III kantor Bupati SBB yang berada di Desa Morekau, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB.

Dari hasil rapat pembentukan tim pencegah virus corona, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBB Anis Tapang ditunjuk sebagai ketua Tim Pencegah Virus Covid 19.

Dikatakan Bupati SBB Moh Yasin Payapo,”soal virus corona, walaupun terlihat bahwa warga SBB belum ada yang terindikasi virus corona, sampai saat ini SBB biasa-biasa saja dan semoga tidak akan terjadi dan sampai di kabupaten yang sama-sama kita cintai ini,”ucapnya.

Baca:  Pemda SBB Dukung Program Polres Peduli Penghijauan, Lewat Penanaman Pohon

Lebih lanjut dikatakanya,”namun kita tetap ikhtiar dan waspada lebih awal, dan langkah yang kita lakukan adalah menutup atau kawal jalur-jalur yang merupakan pintu masuk ke Kabupaten SBB dan itu sudah ada langkah-langkah dan saat ini dalam prosesnya,”ungkap Bupati

Sambung Payapo,”dengan Kadis Kesehatan SBB sebagai ketua timnya, saya harapkan semoga virus corona ini tidak masuk di Kabupaten SBB, itu yang kita harapkan baik pemerintah maupun masyarakat kabupaten SBB secara umum,” harap Payapo.

Hal senada disampaikan Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar,”kita disini membantu Pemda SBB dengan langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah daerah untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona, saya sangat mendukung langkah cepat yang dilakukan Pemda SBB, walaupun virus tersebut belum masuk ke SBB,”ungkap Butar Butar.

Baca:  Tangkal Covid-19, AyoBergerak.id Ajak Masyakarat Jadi Relawan dan Donasi

Polres SBB menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik, “terkait dengan adanya berita-berita hoax soal corona diminta masyarakat segera dapat menyampaikan kepada anggota Polres yang paling dekat yakni Babhinsa, dan Kapolsek. Jangan langsung di share bagitu saja terkait berita hoax yang disampaikan di medsos, dan kalau pun ada kami akan proses hukum,”tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres AKBP Bayu Tarida Butar Butar,”jika terjadi hal demikian maka pihak kepolisian akan melakukan proses hukum, karena sudah sebarkan berita hoax yang membuat masyarakat panik,”tegas Kapolres. ( Suneth ).