AHY Pemimpin Demokrat Dan Indonesia Masa Depan Cerdas Punya Integritas Peduli Pada Rakyat

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Partai Demokrat baru saja memiliki nahkoda baru, Agus Harimurti Yudhoyono – AHY, Pemimpin muda yang punya kematangan, sesuai dengan kebutuhan zaman yang banyak dikuasai oleh para milenials.

Seperti kata banyak pakar berpendapat, siapa yang bisa kuasai anak muda saat ini, dia yang akan memimpin negara ini.

Salah seorang tokoh Jatim yang meyakini AHY sebagai sosok pemimpin muda masa depan adalah Achmad Iskandar. Penasehat Fraksi DPRD Jatim ini punya segudang pengalaman dalam menganalisa seorang pemimpin. Sebagai mantan birokrat matang dan sudah 3 periode menjadi wakil rakyat di DPRD Jatim, Ahmad Iskandar sangat hapal sosok seperti apa yang layak disebut pemimpin masa depan.

“Dari garis trah keluarga, AHY punya darah pemimpin yang kuat dan luar biasa. Ayahnya SBY dua periode sebagai Presiden RI, pemimpin yang cerdas dan visi kerakyatan nya kuat. Jendral dengan kemampuan merencanakan strategi yang diakui dunia. Dari garis Ibu Kristiani Herawati (Bu Ani), AHY adalah cucu Jendral yang berjasa besar saat ada pemberontakan PKI 1965. Komandan RPKAD ( sekarang Kopasus) Sarwo Edhi Wibowo. Adalah bukti trah pemimpin yang teruji. Dari garis darah ini saja, saya meyakini AHY mampu memimpin Demokrat makin besar di pemilu 2024 nanti, ” ungkap Iskandar, Rabu (18/3/2020)

Baca:  Pascagempa, DPR RI Tetap Dorong Global Hub di KLU

Politisi sederhana yang saat ini menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Jatim ini menyebut AHY adalah pemimpin trah Jatim yang selalu mampu mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya. “Jangan lupa Jawa Timur ini lumbungnya pemimpin besar. Majapahit. Gajah Mada, Soekarno, Gus Dur, semua berawal dari Jawa Timur. Begitu juga AHY trah Jatim dari aliran garis darah sang Ayah yang asli Pacitan SBY, adalah harapan besar bangsa ini. Terutama mewakili anak muda yang saya lihat memiliki kecerdasan, integritas, kapasitas, pemahaman dan kepeduliannya tentang kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” terawang nya.

Tentu pikiran pikiran dan pengalaman sang Ayah, akan ditularkan sebagai tempaan memimpin Demokrat yang sampai saat masih mampu mewarnai perpolitikan nasional. “Ini anak muda, milenials, ditempa oleh guru yang tepat, di waktu yang pas, dengan target yang sempurna. Dengan singgasana dan pasukan yang sudah teruji, akan menjadikan Demokrat sebagai partai yang dinamis, dengan pengkaderan kepemimpinan yang dipersiapkan dengan matang dan tidak asal asalan,” ungkap Achmad Iskandar.

Baca:  Terima Kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Presiden Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Pertahanan

Kata politisi Demokrat asli Madura ini, dengan sederet prestasi di sejumlah lembaga pendidikan yang menggemblengnya, tidak ada keraguan sedikitpun bahwa Demokrat akan menjadi Partai pemimpin masa depan.

Iskandar menjlentrehkan Sejak kanak-kanak dan di bangku sekolah AHY selalu meraih prestasi terbaik. Ia lulus SMA Taruna Nusantara Magelang (1997) dengan predikat terbaik dan meraih medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas. Kemudian ia masuk Akademi Militer Magelang, meraih penghargaan Tri Sakti Wiratama pada tingkat I dan II, sehingga terpilih menjadi Komandan Resimen Korps Taruna Akademi Militer (1999). Ia lulus AKMIL dengan predikat terbaik dan meraih penghargaan pedang Tri Sakti Wiratama dan Adhi Makayasa (2000). Lalu, dia mengikuti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan lulus terbaik Kursus Combat Intel (2001). Ia pun bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada 2002, dia menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak, jajaran Brigif Linud 17 Kostrad yang berpartisipasi dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh.

Baca:  Presiden: Secepatnya Berikan Bantuan bagi Koperasi dan UMKM

AHY juga tekun menimba ilmu hingga meraih gelar Master of Science in Strategic Studies dari Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University. Selain itu, dia juga aktif mengikuti kegiatan International Summer Course (2008 dan 2009) dan menjadi peneliti pada kegiatan The Pacific Armies Management Seminar. Pada 2008, ia ikut bergabung dalam tim kecil guna merealisasikan pendirian Universitas Pertahanan Indonesia (Kemenhan). Dia pun diangkat sebagai Kepala Seksi Amerika di Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan, Kemenhan. Selain itu, ia juga aktif sebagai mahasiswa program Kennedy School, yaitu Edward S. Mason Fellowship, dengan Program studi Master in Public Administration/Mid Career (MPA/MC) dan lulus 2010.

“Pendek kata, bagi saya AHY adalah komplit, orang hebat, calon pemimpin masa depan. Maka sangat pantas banyak yang mengapresiasi­ bahwa beliau patut menjadi Calon Presiden 2024. AHY adalah deposito bagi Indonesia yang pada waktunya akan dipetik hasilnya bagi rakyat Indonesia, sebagai pemimpin yang cerdas , visioner tapi rendah hati,” pungkasnya. nang