6 Orang Positif Corona Warga Surabaya Antri Membeli Masker, Pemkot dan Pemprov Jatim Diminta Tanggap

Reporter: Anang

anggota Komisi E DPRD Jatim Budiono dan warga surabaya yang sedang antri untuk membeli masker (foto: Anang_kanalindonesia.com)

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Pemprop Jatim dan Pemerintah Kota Kabupaten di Jatim diminta anggota Komisi E DPRD Budiono Jatim untuk melakukan langkah langah kongkrit guna meredam gejolak imbas mewabahnya virus corona (convid 19).

Pasaca pengumuman Gubernur Jatim adanya 6 pasien positif coroma yang dirawat di rumah sakit di Surabaya, diiingikan atau tidak menimbulkan keresahan di Masyarakat.

 

“Saya tadi pagi lihat ada beberapa apotik yang tampak terjadi antrian. Mereka kebanyakan mencari masker, Hand sanitizer (antiseptik) maupun alkohol 70 persen. Bahkan di apotik dekat RS Soetomo sampai dibatasi pembelian cuna untuk 100 orang,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Menurut Budi, kasus semacam ini menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya masih belum ada ketenangan meski Gubernur dan Walikota Surabaya telah meminta masyarakat tidak panik.

Baca:  Khofifah-Emil Luncurkan Rumah Aspirasi Masyarakat Jawa Timur

Ini juga menunjukkan ketetakutan masyrakat mulai muncul pasca pengumuman Gubernur terkiat 6 positif corona di Kota surabaya mulai muncul.

“Ini tidak bisa di biarkan. Ingat Surabya Ibukota Provinsi Jatim. Pusaf pusat ekonomi banyak di sini. Jangan sampai ketakutan masyarakat Surabaya ini menjadi sebuah bola salju yang ini nanti akan menjadi ke ketakuan warga se Jatim,” ungkapnya.

Politisi asli Bojonegoro ini meminta pemprop segera meminta pemerintah Kota Kabupatem khususnya surabaya untuk melakukan pembagian masker gratis atau sosialisai ketenangan kepada masyarakat.

Langkah ini perlu dilakukan untuk menghindari munculnya kepanikan masyarakat terhadap kebutuhan masker yang cukup banyak.

“Ini perlu dilakukan untuk menunjukkan pula apa yang dibutuhkan masyarakat seperti masker masih ada stoknya. Sehingga mengeliminir pihak pihak yang akan melakukan penimbungan masker, yang dampaknya masker yang diinginkan masyarakar habis dan muncul kepanikan di masyarakat,” pungkasnya.

Baca:  CCAI Goes To Campus di Malang

Sepeeti di berikatakan sebelumnya, Selasa Malam (18/02/20), Gunernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di dampingi Wakil Gubernur Emil Elestiinto Dardak, mengatakan bahwasudah ada 6 pasien positif Corona (Covid-19). Yang dirawat di rumah sakit Di Kota Surabaya.

6 pasiem positif terrsebut kata Gubernur merupakan warga Sirabaya. Tapi Gubernur tidak menyebutkan dirumah sakit mana saja mereka saat ini dirawat.

Meski ada 6 pasien yang posotif tetkena virus corona, Khofifah meminta maayarakat tetap tenang tidak perlu panik.

“Kita tetap waspada. Tidak usah takut berleihan. Semua sudah ditangani. Yang terpenting kita jaga kesehaan dan jaga kondisi kesehatan orang rang yang kita cintai. Mari kita nudajayan hidup bersih,” ujar Gubernur saat itu.nang

Baca:  Polsek Prenduan Himbauan Warga Tetap Menjaga Kamtibmas