Sat Reskrim Polres Ogan Ilir, Bekuk Pencuri Spesialis Pembobol Sekolahan

pelaku pencurian beserta barang bukti kejahatan(foto : Elo_KIcom)

KANALINDONESIA.COM, OGAN ILIR : Dua pemuda yakni PS(17) dan AS(18) warga Desa Tanah Abang Ilir, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, harus berurusan dengan pihak Polres Ogan Ilir. Pasalnya, kedua pemuda itu diringkus oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Ogan Ilir dan Unit Reskrim Polsek Muara Kuang yang dipimpin Kanit Idik 1 (Pidum) Sat Reskrim Polres Ogan Ilir IPDA Rizky Akbar setelah membobol SD 04 Muara Kuang, dan berhasil menguras benda-benda berharga milik sekolahan tersebut.

Kapolres Ogan Ilir AKBP M. Arif Rifai melalui Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Ginanjar Aliya Sukmana memaparkan, penangkapan kedua tersangka spesial pembobol gedung sekolah dan perkantoran itu bermula saat Senin(02/01/2017) sekira pukul 07.30 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian di SD 04 Muara Kuang.

Mendapati laporan tersebut, petugas segera bergerak cepat dan berhasil menangkap kedua tersangka.

“Kedua pelaku dengan cara menjebol plafon WC , selanjutnya pelaku memanjat dinding dan merusak jendela kaca , lantas mengambil barang barang di ruangan kepala sekolah,” ungkapnya, Kamis(05/01/207).

Masih menurut Kasat Reskrim,” berbekal hasil laporan dan lidik petugas dilapangan, anggota kita pada hari Kamis, 05 Januari 2017, melakukan penangkapan yang dipimpin oleh Kanit Idik 1 (Pidum) Sat Reskrim Polres Ogan Ilir IPDA Rizky Akbar. Kedua tersangka ditangkap di rumahnya tanpa melakukan perlawanan,”jelas Kasatreskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana.

Selanjutnya, dua pemuda dan sejumlah barang bukti diamankan di Polsek Muara Kuang, guna kepentingan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti yakni, 1 (satu) unit Proyektor merek Infocus Optom, 1 (satu) unit CPU merek acer, 1 (satu) unit printer merek Canon, 1 (satu) buah keyboard, 2(dua) buah monitor LCD, 2 (dua) buah mouse, 1 (satu) buah tabung gas elpiji 3kg, 1 (satu) buah gitar.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.(elo)