Ada Empat Pasien Dicurigai Terpapar Covid-19, Dirawat di RSUD dr Iskak

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dicurigai terpapar Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) kini bertambah menjadi empat pasien yang menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung.

“Hingga saat ini total ada empat pasien yang kami rawat disini, dan pasien sekarang kami rawat di ruang isolasi sesuai dengan standard operation procedur (SOP) penanganan virus covid-19,” ungkap Direktur RSUD dr Iskak, dr Supriyanto Dharmoredjo, SpB, FINACS, MKes.

Supriyanto memaparkan adapun pasien pertama berinisial GS (24) warga Kecamatan Rejotangan tiba di rumah sakit selasa (17/03/2020) sekitar pukul 18.00 WIB yang mengeluhkan sakit flu dan batuk, setelah sempat melakukan kontak dengan salah satu kerabat yang baru saja tiba dari Hongkong. Dimana, Hongkong merupakan salah satu negara yang terpapar virus korona.

Baca:  Terdampak Covid-19, Ratusan Sopir dan Kernet di Tulungagung Terima Bantuan Rp600 ribu/Bulan

Untuk pasien yang kedua berinisial TRP (24) warga Kabupaten Blitar tiba di rumah sakit selasa (17/03/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. TRP ini merupakan salah seorang tenaga medis berasal dari Blitar yang memiliki riwayat kontak dengan pasien yang dicurigai terinfeksi virus covid-19. Sehingga ia melakukan pemeriksaan secara mandiri ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sementara pasien ketiga berinisial AH (30) warga Kecamatan Bandung tiba di rumah sakit pada rabu (18/03/2020) sekitar pukul 08.00 pagi. Dia datang ke rumah sakit karena mengeluh mengalami flu, batuk, demam, dan sesak nafas pasca pulang menunaikan ibadah umrah beberapa waktu lalu.

Menurut Supriyanto, ketiga PDP ini mengalami gejala yang hampir sama. Yakni batuk, demam, dan flu. Untuk itu tim medis segera mengambil sampel dari masing-masing pasien. Yakni swab hidung, swab tenggorokan, darah, dan skutum atau dahak pasien, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Badan Litbangkes di Jakarta.

Baca:  IAD Peduli, Serahkan Bantuan Korban Longsor Ponorogo

“Sudah kami lakukan swab semua, dan tinggal menunggu hasil sembari pasien terus kami rawat di ruang isolasi sampai hasilnya negatif,” ujarnya.

Sementara untuk kondisi S pasien asal Pacitan, Supriyanto mengungkapkan jika kondisi S sudah semakin membaik. Kendati pasien S sempat mengalami sesak nafas saat pertama kali tiba di rumah sakit.

“Untuk pasien asal Pacitan alhamdulilah terus membaik, tinggal menunggu hasil lab keluar saja,” imbuhnya.

Ia pun mengimbau pada masyarakat untuk tidak perlu panik berlebihan menghadapi wabah covid-19. Untuk sementara waktu jangan melakukan kontak fisik maupun menghadiri acara-acara keramaian atau yang melibatkan banyak orang. Jagalah Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau antiseptic, serta terapkan etika batuk yang benar.

Baca:  Gas LPG langka Warga Ganding Mengeluh