Cegah Corona, Tempat Hiburan Malam Kota Blitar Ditutup

Plt Walikota Blitar Saat Memberikan Keterangan kepada awak media

BLITAR, KANALINDONESIA.COM: Sejumlah pemilik usaha karaoke di Kota Blitar nampaknya harus kembali rela menutup tempat usahanya selama dua pekan kedepan. Hal ini setelah Pemerintah Kota Blitar menerbitkan surat edaran untuk menutup semua tempat wisata, tempat hiburan malam dan karaoke untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid – 19.

Plt Walikota Blitar Santoso mengatakan, pihaknya telah menerima surat edaran dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Surat edaran itu berisi himbauan agar tempat hiburan malam dan karaoke di seluruh Jawa Timur segera tutup sementara.

“Pemkot Blitar telah menerima surat edaran dari Gubernur Jatim. Isinya himbauan agar tempat hiburan malam dan karaoke di seluruh Jawa Timur segera tutup sementara. Hal ini untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona atau Covid-19,” ungkap Santoso, Kamis (19/3/2020).

Baca:  Polres Bangkalan Bekuk Kurir Sabu -Sabu Seharga 200 Juta Lebih 

Dia mengatakan, dengan perkembangan kondisi saat ini seluruh elemen masyarakat harus bisa menerima keadaan demi kepentingan bersama. Pihaknya berharap tidak ada protes atas ditutupnya tempat karaoke kali ini.

“Kondisi ini darurat, semua harus paham demi kepentingan bersama jangan sampai Kota Blitar kena virus Corona mengingat tempat hiburan malam, karaoke hingga tempat wisata kerap dikunjungi masyarakat,” tegasnya.
Sementara Plt Kasatpol PP Kota Blitar Hadi Maskun menyatakan, para pengusaha karaoke di Kota Blitar telah diberi sosialisasi terkait penutupan. Mereka semua mengerti dan memahami alasan Pemkot menutup tempat usahanya.

“Ini adalah upaya kita bersama mencegah Corona. Saya sudah sampaikan ke pengusaha karaoke ini situasi global bukan hanya Indonesia. Kami sudah undang para pengusaha karaoke untuk diberi sosialisasi, agar mereka mau berpartisipasi bersama-sama mencegah Corona. Alhamdulillah mereka semua mengerti dan ikut mendukung upaya pemerintah,” terang Hadi Maskun.

Baca:  Tundukan PSBI Blitar, Persinga Ngawi Tempati Pucuk Klasemen Grup 5 ISC B 2016

Penutupan tempat hiburan malam dan karaoke ini berlangsung mulai 18 Maret hingga 29 Maret 2020. Sebelumnya Pemkot Blitar juga telah menutup sejumlah tempat wisata. Diantaranya Makam Bung Karno dan Istana Gebang.
Seperti diketahui, jauh sebelum adanya wabah virus Corona, Pemkot Blitar pernah menutup seluruh tempat karaoke di Kota Blitar. Penutupan itu dipicu adanya penggerebekan Polda Jatim di salah satu karaoke yang kedapatan menyediakan fasilitas tari telanjang. Usai ditutup dan dievaluasi perizinannya Pemkot kembali memperbolehkan beberapa tempat karaoke yang memenuhi syarat untuk beroperasi kembali.(me)