Unit Reskrim Polsek Mlarak Ponorogo Ringkus 3 Tersangka Komplotan Curanmor

ketiga tersangka bersama barang bukti saat diamankan di Mapolsek Mlarak (Foto: Dok Polsek Mlarak)

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Mlarak Polres Ponorogo mengamankan YDS(19) warga Dukuh/ Desa Besuki, Kecamatan Sambit, Ponorogo; KDT(17) warga Desa Grogol, Kecamatan Sawoo keduanya pelaku pencurian sepeda motor dan KE(19) warga Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, Madiun sebagai penadah, Jumat(20/03/ 2020).

Penangkapan ketiga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tersebut bermula dari laporan Imam Fajar Riyanto(17) santri Ponpes Al-Islam Joresan Mlarak.

Korban yang merupakan warga Duku Mranggen, Desa Beton, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo ini melapor setelah motor miliknya raib saat berada di parkiran Ponpes Al-Islam, Desa Joresan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Anggota Polsek Mlarak yang menerima laporan korban langsung melakukan penyelidikan. Dari informasi korban dirinya melihat sepeda motor miliknya sempat diposting di media sosial( facebook).

Baca:  Dari Bukit Sepikul, Danrem 081/DSJ Ajak Pemuda Terus Belajar dan Berkarya

Bermodal informasi tersebut anggota Unit Reskrim Polsek Mlarak tak mau kehilangan buruanya dan langsung bergerak cepat dengan melakukan pemantauan di wilayah Madiun.

Petugas berhasil mengamankan ketiga pelaku beserta barang bukti  di Jl.Raya Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Dari hasil pemeriksaan, petugas yang langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan 3 unit sepeda motor jenis satria, honda grand dan Yamaha dengan  TKP wil Kecamatan Sawoo.

“Guna pengembangan lebih lanjut ketiga tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Polsek mlarak,”ucap Kapolsek Mlarak AKP Sudaroini.

Selain mengamankan sejumlah unit kendaraan bermotor sebagai barang bukti, petugas juga mengamankan 1 lembar STNK Honda Bead Nopol B 3095TUB; 1 buah kunci kontak; 1 unit sepeda motor honda bead Nopol B 3095TUB; 1 unit sepeda motor susuki satria fu protolan dan 1 unit sepeda motor Honda Grand protolan.

Baca:  2 Warga Tenggelam Akibat Banjir, Kapolres Gresik Bantu Proses Evakuasi

Dari pengakuan kedua pelaku, dirinya telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di 2 lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Mlarak dan Kecamatan Sawoo dengan modus operandi sepeda motor didorong ke luar TKP kemudian dihidupkan dengan cara menyambung kabel stop kontak.

Atas perbuatanya tersebut kepada YDS  dan KDT dikenakan pasal 363 KUHP, sedangkan KE sebagai penadah barang curian dikenakan pasal 480 KUHP.