Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Resmi Menutup KIBI Bagi Instruktur PMPP TNI TA. 2020

Penutupan Kursus Intensif Bahasa Inggris bagi Instruktur PMPP
Penutupan Kursus Intensif Bahasa Inggris bagi Instruktur PMPP

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM :   Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Yudhy Chandra Jaya, M.A bertindak sebagai Inspektur Upacara  pada Penutupan Kursus Intensif Bahasa Inggris bagi Instruktur PMPP di Aula Gedung H. Nastaf Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan Jl. Jati No.1 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jum’at, (20/3/20)

Pada sambutannya, Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan mengucapkan selamat atas keberhasilan para alumni dalam menyelesaikan pendidikan yang telah berlangsung selama 2 bulan. Bahwa kursus ini merupakan program pertama yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan. Untuk itu para alumni layak berbangga diri karena sebagai alumni pertama Kursus bahasa Inggris bagi Instruktur PMPP TNI. Namun, di balik kebanggaan tersebut, tugas dan tanggung jawab besar sebagai Instruktur Bahasa Inggris telah menanti.

Baca:  Bakamla RI Dukung Aksi Menghadap Laut di Tiga Wilayah Zona Maritim

“Program pelatihan di PMPP TNI sangatlah padat dengan materi diklat dan panduan dari UN DPKO. Materi dan panduan tersebut harus benar-benar dipahami dan disampaikan secara cermat, detail, dan benar kepada calon peserta, karena apabila terdapat kesalahan kecil dalam pemahaman dan pengaplikasian, seperti materi-materi seperti Role of Engagement, akan berdampak sangat besar bagi pelaksanaan tugas di medan operasi,”kata Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.

Ia menambahkan, setelah kembali ke kesatuan para alumni diharapkan dapat mempraktikan kemampuan berbahasa Inggris dengan rekan-rekan, seperti membuat English Day dan International Environment di satuan tempat para alumni berdinas.

“Dengan demikian kemampuan berbahasa Inggris akan terjaga serta dapat membawa pengaruh dan motivasi bagi rekan yang lain yang belum mendapatkan kesempatan belajar di Pusdiklat Bahasa.

Baca:  Babinsa Koramil 08/Johar Baru Bantu Hentikan Tawuran Warga Di Tanah Tinggi

Selain memberikan instruksi maupun materi mengenai tugas operasi di medan penugasan, juga perlu memberikan hal-hal yang berkaitan dengan adat istiadat dan budaya yang berkaku di negara tujuan operasi, terutama “the do and the don’t” “apa yang boleh dilakukan dan apa yang dilarang dilakukan” dalam masyarakat setempat untuk menghindari benturan dan konflik sosial,”harapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan berpesan terkait dengan wabah COVID-19 atau virus Corona, jaga kesehatan diri dan keluarga dengan tetap berolah raga dan mengkonsumsi makanan bernutrisi, serta istirahat yang cukup. “Batasi kerumunan di tempat-tempat umum dan melakukan social distancing. Segera pergi ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat apabila merasakan gejala demam atau sakit lainnya,”pesannya.

Baca:  Panglima TNI : Saya Taat Kepada Atasan dan Siap Menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika-an

Turut hadir dalam acara penutupan Kursus Intensif Bahasa Inggris bagi Instruktur PMPP TNI para Kabid dan Widyaiswara Madya Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.@wn