Lindungi Napi dari Virus Corona, Polda Jatim Mudahkan Keluarga Besuk Tahanan dengan Aplikasi Simatahati

Reporter : Ady

Foto : Ady_kanalindonesia.com

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Ditengah wabah penyebaran virus corona (Covid-19), Polda Jatim menutup akses keluarga yang hendak membesuk narapidana di rumah tahanan (Rutan). Namun meskipun begitu, polisi memberi kemudahan dengan penerapan agar pengunjung menggunakan aplikasi Simatahati.

Simatahati yakni Sistem Manajemen Tahanan dan Barang Bukti berguna untuk memudahkan keluarga dalam membesuk tahanan yang ada di Polda Jatim dan jajaran, baik Polres hingga Polsek melalui video call tanpa harus bertemu secara langsung.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (20/3) menjelaskan, aplikasi Simatahati sudah diberlakukan sejak awal 2020. Kini saat masa pandemi Covid 19, pihaknya lebih memaksimalkan penggunaan fasilitas menggunakan aplikasi yang dikelola secara internal oleh jajaran Polda Jatim tersebut.

Baca:  Sistem Traffic Attitude Record Dilaunching Ditlantas Polda Jatim di Polres Tulungagung

Sementara itu, Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Jatim, AKBP Sutrisno HR menambahkan, penggunaan aplikasi yang dapat diakses oleh keluarga tahanan.

“Kalau mau besuk (jenguk) tahanan harus daftar dulu. Ada dua anggota di Rutan Polda yang siap melayani pendaftaran. Jika keluarga tidak punya ponsel dan email, bisa didaftarkan oleh anggota. Nanti dapat barcode untuk jadwal dan nomer antrian besuk,” ujarnya.

Bagi keluarga yang jauh, bisa mendaftar di Polsek terdekat jika ingin besuk. Saat datang di Rutan Polda, cukup menunjukkan barcode saja. Bahkan, lanjut dia, jika tidak bisa datang, pihak keluarga juga difasilitasi video call dengan tahanan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Baca:  Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A 2020-2021 Dibuka Wakapolda Jatim di SPN Polda Jatim Mojokerto

Mantan Kapolres Tuban itu mengakui, aplikasi semacam Simatahati baru pertama kali di Indonesia. Ia juga meyakini ke depan bisa diterapkan di seluruh Indonesia. Pasalnya, tiap tahanan juga memiliki nomer 13 digit yang berisi kode polda, polres, polsek, hingga nomer tahanan itu sendiri. Ady