Cegah Covid-19, Latulumamina Minta Pemda SBB Tingkatkan Kewaspadaan di Pelabuhan Waipirit

Reporter: Suneth

Ketua DPD PAN SBB Maluku Hi Abdul Rauf Latulumamina (Foto: Suneth_kanalindonesia.com)

SERAM BAGIAN BARAT, KANALINDONESIA.COM: Fraksi PAN DPRD Seram Bagian Barat selain meminta Pemda SBB dalam hal ini Bupati SBB Moh Yasin Payapo untuk menunda tahapan Pilkades serentak akibat virus Corona yang sudah masuk di Maluku dan tingkatkan kewaspadan dilakukan pula guna antisipasi pencegahan penyebaran virus Covid – 19,

Selain itu pula. Ketua Fraksi PAN DPRD SBB Abdul Rauf Latulumamina juga berharap Bupati SBB harus segera mengambil langkah antisipasi penanganan Covid-19 ( Virus Corona) agar tidak masuk di Kabupaten Seram Bagian Barat dengan tingkatkan kewaspadaan di pelabuhan penyebrangan Waipirit kecamatan Kairatu kabupaten SBB.” Ungkap Latulumamina.

Dan para petugas kesehatan selalu siaga di pelabuhan penyebrangan Fery Waipirit yang mana merupakan pintu masuk kota kabupaten SBB, dan jalur khususnya yang mana bebas masuk baik pendatang dari luar Maluku yang berpergian ke pulau seram yang mana bukan berdomensili di SBB.

Baca:  Peringati HAB Ke - 74, Bupati SBB Ajak Jajaran Kemenag Menjadi Agen Perubahan Kerukunan Umat Beragama

” Bahkan orang SBB yang baru pulang bepergian dari luar Maluku dan untuk setiap orang harus dilakukan pengecekan kondisinya masing – masing dan juga semestinya disiapkan handsanitiser untuk mencegah penyebaran virus Corona di Bumi Saka Mese Nusa ” Ungkap Latulumamina.

Dikatakannya Latulumamina. Pemda harus lebih cepat lagi bertindak dan melarang semua kegiatan yang melibatkan banyak orang dan segera menyiapkan ruang isolasi dan alat pengamanan diri bagi petugas kesehatan yang berada pada posko serta butuh kecepatan untuk mengantisipai penuluaran COVID -19.

” Yang paling utama Pemda SBB harus sediakan peralatan kesehatan bagi petugas yang memadai pula, hal ini untuk menjaga pihak petugas medis dari penularan Covid-19 , dan seharusnya menjadi perhatian pemda SBB” Jelas Latulumamina.

Baca:  Lebih dari 2.000 Bencana Terjadi Hingga Akhir September 2020

Lanjutnya, jika kita berasumsi virus ini akan menyebar cepat, maka bisa saja kita pastikan SBB punya peluang lebih besar ketimbang daerah lain terkena wabah Covid-19, sebab akses ibu kota Kabupaten yang paling dekat dengan kota ambon hanya SBB.

Mengingat jarak SBB dengan kota Ambon, serta pergerakan orang dari Ambon ke SBB cukup lancar karena bukan saja kita SBB, ada juga Masohi dan SBT, seharusnya pemda SBB lakukan langkah preventif untuk mencegah wabah viru Corona, artinya harus ada kewaspadaan dan lakukan pencegahan dari awal sebelum hal ini terjadi” jelas Latulumamina.

Pemda SBB segera berlakukan sosial distancing secara ketat, mulai dari antrean masuk pelabuhan feri sampai pada tempat duduk di dalam fery dan berkoordinasi dengan ASDP, bukan hanya itu Pemda SBB juga mewaspadai pelabuhan Hitu,dan Tahoku petugas harus stand by di sana dan melakukan SOP sesuai ketentuan.

Baca:  Selain Minta Tahapan Pilkades Ditunda, F PAN Minta Pemda SBB Perketat Pengawasan di Pelabuhan Fery Waipirit

Dan SOP dalam menangani penyebaran virus ini segera di sosialisasikan ke masyarakat, mulai dari ibu kota kabupaten, kecamatan,desa dan dusun secara keseluruhan yang ada di kabupaten Seram Bagian Barat” Pinta Latulumamina

Menutupi keterangannya. Latulumamina yang juga ketua DPD PAN Seram Bagian Barat Maluku juga mendesak Pemda SBB untuk segera mencairkan ADD – DD bagi desa- desa yang belum cairkan dan menghimbau para penjabat desa untuk dapat menggunakan dana tersebut guna mengambil langkah langkah antisipasi pencegahan penularan Covid-19.” tegas Latulumamina@ Suneth