Polisi Tulungagung Amankan Joki Balap Liar, Ternyata Masih Dibawah Umur

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Anggota Satlantas Polres Tulungagung mengamankan DA(16) warga Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, joki balap liar yang mengakibatkan dua orang penontonnya meninggal dunia dan satu orang kritis, Minggu (22/03/2020) malam.

Dua korban yang meninggal dunia yakni GL (14) warga Desa Plosokandang dan AG (15) warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Sedangkan satu korban yang masih kritis yakni IL (15) warga Desa Plosokandang.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kanit Laka Lantas Iptu Diyon Fitrianto mengatakan, DA sempat berupaya kabur dan bersembunyi setelah mengetahui ada korban yang meninggal dunia.

Namun dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, pengendara sepeda motor Honda Tiger AG 6168 SV yang menabrak korban-korbannya mengarah kepada DA.

Baca:  Polisi Tulungagung Gagalkan Penjualan 9 Ekor Daging Lumba-Lumba, Per Kg Dihargai Rp 5 ribu

“Setelah identitas dan rumahnya diketahui, akhirnya kami bisa mengamankannya di rumahnya,” katanya.

Diyon melanjutkan, DA diamankan tanpa perlawanan. Bahkan, ia langsung mengakui jika ia adalah Joki dari sepeda motor naas tersebut.

Untuk keperluan penyelidikan, akhirnya petugas langsung melakukan pemeriksaan guna menetapkan statusnya.

“Mengingat DA masih dibawah umur, petugas tidak melakukan penahanan,” terangnya.

Diyon mengungkapkan, pasca kecelakaan, DA sempat ditolong oleh teman-temannya dan membawanya ke Puskesmas Sumbergempol untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka babras disekujur tubuhnya.

“Namun oleh orang tuanya, DA dijemput dan kemudian dirawat di rumahnya,” imbuhnya.

Masih menurut Diyon, berdasarkan keterangan saksi yang diperiksa, kecelakaan tersebut terjadi karena DA tidak mampu mengendalikan laju sepeda motor milik temannya. Apalagi, DA memacunya dengan kecepatan tinggi seperti yang terekam dalam video yang beredar.

Baca:  Diduga Konsumsi Sabu, SenimanTatto Tulungagung ini Dibekuk Polisi

“Motor sempat standing, karena DA tidak bisa menguasai laju sepeda motornya akhirnya keluar jalur dan menabrak 3 ABG yang menonton dipinggir jalan,” terangnya.

Diyon menambahkan, dua korban yang meninggal dunia itu mengalami luka pada organ dalamnya sehingga langsung meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan satu korban lainnya masih dalam kondisi koma dengan mengalami luka pada bagian kepalanya.