Aksi Balap Liar di Tulungagung Akibatkan Dua Penonton Meninggal Dunia

TULUNGAGUNG, KANALINDONESIA.COM: Peristiwa memilukan terjadi di jalan cor masuk Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung atau tepatnya di sebelah barat eks pabrik keramik Metropole, Minggu (23/03/2020) sore. Dua pemuda diinformasikan meninggal dunia dan satu lagi kritis lantaran menjadi korban tabrakan aksi balap liar.

Bahkan, video saat kejadian sudah tersebar di berbagai media sosial (medsos).

Dalam video yang beredar, tampak sepeda motor yang tidak jelas jenis dan tipenya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat. Sedangkan di pinggir jalan paving tersebut, banyak penonton yang didominasi pemuda. Kemudian, dari potongan video yang beredar itu juga sempat merekam detik-detik saat sepeda motor dengan posisi standing menghantam kerumunan pemuda.

Baca:  Ngamuk, Warga Ngawi Bacok Empat Orang Satu Tewas

Dalam video lain, juga terlihat tiga pemuda yang terkapar. Satu pemuda disebelah timur, dan dua pemuda lainnya berdampingan.

Selain itu juga sempat terlihat sepeda motor jenis Honda Tiger warna hitam yang roboh.

Diduga, motor tersebut digunakan oleh joki yang saat ini masih diburu polisi.

Menurut informasi, korban yang meninggal berinisial GL (14) dan AG (15) warga Kecamatan Kedungwaru. Sedangkan yang mengalami luka berat berinisial IL.

Ahmad, salah satu keluarga korban yang meninggal dunia mengungkapkan, ia mengakui jika pemuda dengan baju putih dan celana pendek hitam yang ada di video yang beredar tersebut adalah keponakannya berinisial GL warga Kecamatan Kedungwaru Tulungagung.

Baca:  Diduga Masalah Asmara, Pemuda Tulungagung Ditemukan Gantung Diri

“Iya itu yang baju hitam celana putih itu keponakan saya,” katanya.

Ahmad menjelaskan, kondisi GL meninggal dunia, dan malam ini sedang dalam proses pemulangan ke rumah duka. Sebelumnya, GL memang sempat dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan.

“Tadi ibunya saya suruh pulang, jadi yang mengurus jenazahnya disini saya,” ungkapnya.

Ahmad menceritakan, saat kejadian keponakannya memang sedang menonton balapan liar yang biasa digelar di sekitar jalan raya masuk Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol.

Namun naas baginya, ternyata sepeda motor Honda Tiger dengan kecepatan tinggi dan dalam posisi standing turun ke lintasan dan menghujam ke warga yang menonton.

Sementara itu, Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Rudi Purwanto membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya tidak bisa memberikan informasi lebih detail karena saat ini kasus tersebut langsung ditangani Unit Laka Lantas Polres Tulungagung.

Baca:  Usai Ikuti Tahlilan di Rumah Pasien Covid-19, Belasan Warga Tulungagung Positif Rapid Tes

“Informasinya yang meninggal memang ada dua dan satu lagi luka berat. Untuk lebih jelasnya, langsung ke Satlantas saja,” tukasnya.