Resceu dan DPD Perindo Ponorogo Gelar Foging di Desa Polorejo

Resceu Perindo Ponorogo sedang melakukan penyemprotan di salah satu rumah warga Desa Polorejo, Kecamatan Babadan

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO : Tingginya animo masyarakat untuk diadakan foging, membuat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Ponorogo bersama dengan Organisasi Sayap (Orsap) Resceu dan Pemuda Perindo bergerak lebih intensif.

Pengurus hingga harus membuat jadwal, karena daftar antrian yang cukup panjang untuk bisa melayani permintaan masyarakat Ponorogo.

Selain itu, adanya kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) yang menimpa sejumlah wilayah Ponorogo juga menjadi pertimbangan.

Ketua DPD Perindo Ponorogo Lisdyarita (tengah) berdampingan dengan kepala desa Polorejo Hariyanto(kaos liris)

Kali ini, DPD Perindo Ponorogo bersama Orsap Resceu dan Pemuda Perindo bergerak untuk melakukan foging di Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, Sabtu (07/01/2017).

Kegiatan penyemprotan yang merupakan wujud nyata dari bakti Perindo Ponorogo ini juga dihadiri ketua DPD Perindo Ponorogo Lisdyarita bersama Sekretaris DPD Perindo W. Arso beserta ketua Orsap Resceu Perindo Calazzar Nusantara dan ketua Pemuda Ponorogo Andre Punjung Kaloko serta sejumlah pengurus DPD Perindo Ponorogo yang didampingi pengurus DPC Perindo Babadan.

Ditemui dilokasi penyemprotan, Kepala Desa Polorejo Hariyanto, yang dengan antusiasnya ikut mnedampingi hingga selesainya kegiatan mengatakan, diwilayahnya dalam beberapa waktu terakhir ini terdapat 10 orang penderita Demam Berdarah Dengeu (DPD), bahkan adik kandung kepala desa juga menderita DBD hingga meninggal.

“Di desa kami ada sepuluh warga yang menderita demam berdarah, bahkan ada satu yang meninggal, sebagian sudah sembuh, ya kami mewakili warga Polorejo mengucapkan terima kasih,”ucap Hariyanto.

Terkait dengan itu, ditemui di lokasi foging ketua DPD Partai Perindo Ponorogo, Lisdyarita menyampaikan,”penyemprotan ini kita lakukan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan atas permintaan dari masyarakat, disamping kita berusaha untuk membantu program pemerintah di bidang kesehatan dalam pemberantasan nyamuk demam berdarah,”ucap Lisdyarita.

penyemprotan di salah satu mushola yang ada di Desa Polorejo

Wakabid Bidang Organisasi Bambang Sugianto kepada kanalindonesia.com mengatakan,”dalam pelaksanaanya, kita harus membuat jadwal, karena animo masyarakat cukup tinggi dan antrian juga lumayan panjang,”terang Bambang.

Sementara itu, ketua Resceu Perindo Ponorogo, Calazzar Nusantara menyampaikan jika dalam pelaksanaan program ini adalah swadaya dan masyarakat tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Masyarakat yang menginginkan lingkunganya dilakukan foging bisa mengajukan melalui DPRt setempat yang nantinya akan diteruskan ke pengurus DPC dan DPD.

“Ini gratis, masyarakat yang menginginkan foging bisa mengajukan melalui pengurus DPRt dan ditandatangani oleh ketua RT setempat,”ucapnya.

penyemprotan di kantor DPC Babadan yang berada di desa Polorejo

Tak hanya foging, sejumlah pengurus DPD dan Orsap Pemuda Perindo Ponorogo yang turut serta dalam kegiatan tersebut, juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemberantasan nyamuk.

Dikatakan ketua Pemuda Perindo Ponorogo, Andre punjung Kaloko, bahwa ia bersama pengurus Pemuda Perindo bersinergi dengan DPD Perindo Ponorogo dan Resceu untuk memberikan sosialisasi tentang cara pencegahan dan pemberantasan jentik-jentik nyamuk aides aigepty.

“Karena foging ini sifatnya hanya membantu, dan yang lebih utama justru masyarakat harus secara kontinyu dan berkesinambungan selalu menjaga kebersihan lingkunganya dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan metode 3 M yaitu dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan tempat penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali serta menimbun sampah-sampah dan lubang-lubang pohon yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik-jentik nyamuk. Ini yang kita sosialisaikan kepada masyarakat,”pungkas ketua Pemuda Perindo Ponorogo, Andre Punjung Kaloko.(AD)