Baznas Bangun Ruang Isolasi Covid-19 di 6 Provinsi

Baznas melalui lembaga program Rumah Sehat Baznas membangun Ruang Isolasi bagi masyarakat yang diduga terkena virus Corona (Covid-19) di 6 provinsi di Indonesia.

JAKARTA,  KANALINDONESIA.COM: Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia yang signifikan menjadikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui lembaga program Rumah Sehat Baznas membangun ruang isolasi bagi masyarakat yang diduga (suspect) terkena virus tersebut di 6 provinsi di Indonesia.

Keenam provinsi itu adalah DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur (Sidoarjo), Sulawesi Selatan (Makassar), Kepulauan Bangka Belitung (Pangkal Pinang), dan Sulawesi Tengah (Parigi Moutong).

Kepala Lembaga Program Rumah Sehat Baznas, dr. Reza Ramdhoni mengatakan ruangan isolasi ini digunakan sementara sebelum dibawa ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Menurutnya, ruang isolasi ditempatkan terpisah dengan ruangan lain, namun tetap berdekatan dengan ruang UGD. Sehingga jika terjadi kegawatan pada suspect Covid-19 dapat dilakukan penanganan yang cepat dan tepat.

Selain itu,  Rumah Sehat Baznas juga membekali tim medis yang bertugas dengan peralatan yang sesuai dengan standar keamanan untuk penanganan Covid-19 seperti Set baju coverall, Masker N95, sepatu boot, sarung tangan steril, ticked and long gloves, nurse cap, Goggle, dan Face Shield.

“Pembangunan ruang isolasi ini untuk mencegah kemungkinan terburuk bagi masyarakat kurang mampu yang rentan kemudian mengalami gejala sakit dan mendatangi klinik-klinik yang bukan klinik rujukan. Hal ini membuat proses penularan akan makin tinggi manakala rumah sakit kecil, klinik, tidak memiliki ruang isolasi observasi. Kami berinisiatif membangun ruang isolasi di beberapa Rumah Sehat Baznas di Indonesia,” ujar dr. Reza dalam pernyataan pers di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Ia mengungkapkan ruangan ini merupakan bentuk peningkatan kewaspadaan mengingat masifnya peningkatan angka positif Covid-19 di Indonesia.

“Keberadaan ruang isolasi penting untuk pencegahan karena setiap rumah sakit atau klinik harus siap kedatangan pasien suspect Covid-19. Jika memungkinkan kami akan menambah jumlah ruang isolasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Baznas, M Arifin Purwakananta menyampaikan langkah pembangunan ruang isolasi observasi utamanya dapat melindungi mustahik maupun kelompok rentan lainnya terjangkit Covid-19 saat berobat ke Rumah Sehat Baznas.

“Kami berharap makin banyak rumah sakit juga bisa memiliki ruang isolasi seperti yang dibangun oleh Baznas,” tutur Arifin. @Rudi