Lawan Covid-19, Pemdes Wringinanom Gresik Semprotkan Disinfektan ke-21 RT

Reporter: Irwan

Foto: Irwan_kanalindonesia.com

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Setelah World Health Organization,( WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa,beberapa waktu lalu meningkatkan status COVID dari Sosial Distance menjadi Fysical distance,artinya merebaknya Virus ini semakin Kompleks.

Pada Senin kemarin,(23/03/2020) Bupati Gresik juga menetapkan Gresik darurat Corona.Hal ini tentu menjadi pekerjaan Rumah bagi semua instansi yang ada di wilayah se Kabupaten Gresik.

Pada Rabu (25/03/2020) pagi,Hal ini menjadi atensi Khusus Pemerintah Desa Wringinanom untuk melakukan upaya melawan penyebaran Virus yang jadi pokok bahasan publik selama ini. Penyemprotan Disinfektan ke 21 Rukun Tetangga pada hari itu pun di lakukan,menyeluruh ke semua wilayah Desa.

Baca:  Novita Handini Arifin Pelopori Masakan Warisan Leluhur

Dari 21 Rukun Tetangga ( RT ), 5 Rukun Warga ( RW ) yang ada di area Desa Wringinanom,membutuhkan sekitar 2500 liter Disinfektan,untuk memenuhi kebutuhan penyemprotan di seluruh Wilayah Desa.

Di singgung soal anggaran terkait pengadaan cairan Disinfektan,Kepala Desa Wringinanom H. Yoko, di lokasi pendistribusian Disinfektan Di Pendopo Balai Desa pihaknya mengatakan.

“Kalau di tanya soal anggaran,sementara kita cover dari kantong pribadi kita sendiri,”katanya.

Ia menambahkan,”orientasinya, bukan kita tidak mengharap uluran tangan dari pemerintah daerah atau pusat,kita lakukan upaya awal sebisa mungkin untuk memerangi,mencegah dan menanggulangi penyebaran COVID -19 ini,supaya masyarakat kita tidak panik tidak resah dan mudah-mudahan jauh dari wabah pageblug ini,”tambahnya.

Dari pantauan Reporter Kanalindonesia.com di beberapa dusun yang ada di Desa,tampak warga Desa sangat antusias untuk melakukan penyemprotan secara bergotong royong.

Baca:  Bupati Trenggalek Minta Semua Pihak Menahan Diri Atas Kejadian Korban MD Wabah DB

Salah satunya Yani (43 tahun) Ketua RT 02 / RW 02 Dusun Tanggungan,ia mengatakan,”kita sangat berterima Kasih kepada pak Lurah atas perhatian yang di berikan pada warga,”ujarnya.

Terlontar juga,Jumali ( 45 Tahun) Warga Dusun Juwet pihaknya mengatakan,”terima kasih bantuan Disinfektanya,mudah -mudahan polemik ini segera kelar,dan warga Wringinanom jauh dari mara bahaya ini.

Yang jelas terkait merebaknya COVID – 19 ini,Pemerintah Desa Wriginanom menghimbau pada warga Masyarakat untuk tidak panik tidak resah,secepat mungkin berkoordinasi dengan Pemerintah Desa bila terjadi hal-hal yang urgent.