Pembatasan Waktu Pembuatan SIM Mulai Diterapkan Ditlantas Polda Jatim

Reporter: Ady

Foto: Ady_kanalindonesia.com

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Mendukung arahan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disease (Covid) 19 yang mudah menular melalui kerumunan massa, Polda Jatim akan membatasi pelayanan di Samsat dan Satpas.

Hal itu dibenarkan Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan. Ia menyatakan pelayanan di Satpas tetap buka dan dilakukan di Satpas utama. Namun hanya jam pelayanan yang dibatasi.

Hari Senin-Kamis mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Sementara hari Jum’at pelayanan hanya dibuka sampai pukul 11.00 WIB, dan Sabtu disarankan ditutup.

“Pembatasan layanan pada Samsat dan Satpas sesuai dengan surat edaran dari Kakorlantas Polri. Yang ditutup hanya SIM Corner, gerai SIM, SIM keliling termasuk SIM Drive Thrue,” jelasnya, Selasa (24/3/2020).

Baca:  Polisi Grebek Home Industri Ganja Sintesis di Siwalankerto Surabaya

Dengan pembatasan jam pelayanan itu, Satpas pada masing-masing polres juga akan membatasi permohonan. Sebab dari jam itu kemampuan alat untuk mencetak SIM juga terbatas. Personel juga menerapkan social distancing.

Penerapan protokol COVID-19, lanjut Budi Indra, setiap pemohon akan disterilkan dengan memasuki bilik disinfektan. Selanjutnya, pemohon juga diwajibkan menggunakan hand sanitizer.

“Kami sepakat siapapun yang datang harus disterilisasikan. Bila ada tanda-tanda mengacu pada COVID-19, maka tim dokter akan memberikan pengobatan,” ujarnya.

Bagaimana jika ada pemohon yang masa berlaku SIM habis pada tanggal 30 Maret? Budi Indra menegaskan akan memberikan dispensasi.

“Dispensasi juga berlaku bagi pasien yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” tegasnya.

Baca:  Kapolda Irjen Luki Hermawan Pimpin Rilis Hasil Ungkap 153 Kasus Narkoba Jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Mengenai penegakan hukun di lapangan, pihaknya tetap akan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang menimbulkan fatalitas seperti kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

“Untuk tilang elektronik juga akan kami batasi. Artinya tidak kami terapkan sepenuhnya. Sebab jika diberlakukan akan membuat kerumunan orang,” katanya. Ady