Tanah Retak di Gunung Banyon Talun Ngebel, Puluhan KK Mengungsi

para pengungsi menempati salah satu mushola di Desa Talun, Ngebel

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Fenomena alam tanah retak terjadi di Gunung Banyon masuk RT 006/RW 001 Dukuh Krajan, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Rabu(25/03/2020) sekira pukul 20.30 WIB.

Tanah retak di lahan Perhutani sudah pernah terjadi sekitar 3 tahun yang lalu.

Kejadian bermula dari hujan yang turun dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Ponorogo bagian timur sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 19.30 WIB.

Akibatnya tanah yang pernah mengalami retak tersebut rekahan membuka kembali.

Atas kejadian tersebut mengancam keselamatan warga dua RT yaitu 23 KK warga yang berada di RT 005/ RW 001 dengan jumlah jiwa penduduk 63 orang yang terdiri dari 28 laki-laki dan 35 perempuan dan 19 KK warga RT 006/RW 001dengan jumlah 63 jiwa yang terdiri dari 26 laki-laki dan 37 perempuan 37.

“Untuk keselamatan sejumlah warga yang berada di ring satu harus diungsikan ke tempat yang lebih aman,”ucap Kapolsek Ngebel AKP Haryono.

“Dengan adanya kejadian tanah retak yang mengancam keselamatan warga tersebut, kami langsung boordinasi dan kerjasama dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat,”ucap AKP Haryono.

Sejumlah warga saat ini mengungsi di :
1. Rumah bapak Radin
2. Rumah bapak parmin
3. Rumah bapak kadiman
4 . Rumah bapak Langgeng
5. Mushola al ikhlas Dsn. Krajan.