Tangkal Covid-19, AyoBergerak.id Ajak Masyakarat Jadi Relawan dan Donasi

AyoBergerak.id ajak masyarakat jadi relawan dan donasi bagi tenaga medis dalam menangani virus Corona (Covid-19). 

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Wabah pandemi virus Corona (Covid-19) di dunia sudah memakan korban hampir 15.000 jiwa. Untuk Indonesia, sampai hari ke-20 (Rabu 25/3/2020) sudah menginfeksi 514 jiwa dengan korban meninggal sebanyak 48 orang.

Virus Covid-19 ini pula membuat lembaga kesehatan Indonesia terpukul cukup telak, karena puluhan orang tenaga kesehatan positif tertular covid-19 bahkan sudah ada 3 orang dokter dan 1 orang perawat yang meninggal dunia.

Menyikapi hal tersebut, para pengusaha, internet marketer, tenaga medis, pekerja kreatif, profesional, influencer, dan content creator berinisiatif membuat gerakan bernama AyoBergerak.id.

Cesar Rohedi selaku penggagas dan ketua AyoBergerak.id mengatakan tujuan gerakan ini adalah sekuat tenaga menghimpun kekuatan masyarakat Indonesia melalui platform internet dengan hashtag #AyoBergerakBantuMedis untuk fokus membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh para dokter dan perawat dalam menangani pandemi wabah covid-19 ini.

Baca:  Bubur Sengkolo dan Do'a Bersama Diharapkan Mampu Mensirnakan Covid-19 di Muka Bumi

Menurutnya, faktor yang paling menghambat para dokter dan perawat melakukan tugasnya adalah kurangnya ketersediaan APD (Alat Pelindung Diri) di tempat mereka bekerja, yang membuat para pejuang kesehatan Indonesia ini menjadi rentan tertular penyakit covid-19.

Bila keadaan ini terus berlanjut maka kemampuan sistem kesehatan negara kita dalam menangani wabah pandemi ini akan menurun secara drastis dan pada akhirnya membuat korban berjatuhan semakin banyak, sangat berbahaya.

“Program awal yang dilakukan oleh ayobergerak.id adalah mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi relawan penggerak dan berdonasi untuk dibelikan APD dan didistribusikan langsung kepada dokter dan perawat di rumah sakit- rumah sakit yang membutuhkan, supaya mereka lebih optimal berjuang dan terhindar dari resiko ikut tertularnya penyakit covid-19,” kata Cesar dalam prnyataan pers di Jakarta, Kamis.(25/3/2020).

Baca:  Tingkatkan Layanan Angkutan Lebaran, Ditjen Hubud Laksanakan 656 Inspeksi Kelaikan Pesawat

Ia menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Juara Insani & Yayasan Bersama Beramal Sholeh dengan legalitas Surat Keputusan Nomor AHU-0014082.AH.01.04.Tahun 2019 Tanggal 27 September 2019, untuk mengelola dana bantuan yang masuk dan akan digunakan untuk membantu penyediaan APD bagi para dokter dan perawat yang membutuhkan.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi menjadi relawan digital dengan bergabung di https://relawan.ayobergerak.id/. Dan, juga berdonasi ke tenaga medis di https://ayobergerak.id/,” tutur Cesar. @Rudi