Hindari Warganya Berkumpul, Angely Emitasari Serahkan Langsung Bantuan Sembako ke Rumah Warga

Angely Emitasari, Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame saat menyerahkan sembako ke rumah warganya. foto: omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Di sela merebaknya coronavirus disease 2019 (COVID-19) dan juga dikenal dengan sebutan Virus Corona, Kepala Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Angely Emitasari, S.E, tetap melaksanakan kegiatannya sebagai kepala desa. Kepala desa yang sempat viral pada awal pelantikannya karena berlatar belakang dari artis pedangdut itu tidak mau numpang tenar saja ketika menjadi seorang pemimpin di desanya.

Seperti saat ini, ketika pandemi virus Corona menyerang hampir seluruh wilayah Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lamongan pun mengantisipasi segalanya dengan memberikan beberapa peringatan sebagai salah satu upaya antisipasi peredaran virus Corona di wilayah Kabupaten Lamongan diantaranya adalah untuk mengurangi kegiatan berkumpul dan bergerombol.

Merespon anjuran pemerintah tersebut, Angely Emitasari bersama jajaran perangkat desanya berusaha mensosialisasikan kepada warganya yang berada pada beberapa dusun. Desa Kedungkumpul memiliki empat wilayah bagian (dusun), keempat dusun tersebut adalah Jedung, Paluombo, Lampeyan dan Samben.

“Warga harus memahami kondisi sekarang, saya dan jajaran Pemerintah Desa Kedungkumpul berusaha mensosialisasikan kepada masyarakat akan virus yang mulai merebak diakhir tahun 2019 kemarin,” terang Angel.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Desa Kedungkumpul memiliki agenda rutin tiap bulan yakni kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada para dhuafah, janda miskin dan para anak yatim serta piatu di wilayah Desa Kedungkumpul. Kegiatan yang biasanya dipusatkan di balai desa setempat tersebut dirubah polanya yakni diserahkan langsung ke rumah-rumah warga calon penerima.

“Sebetulnya kegiatan ini rutin dilakukan oleh Pemerintah Desa Kedungkumpul dan dilaksanakan di balai desa, namun karena ada kejadian seperti ini maka penyerahannya ke masing-masing rumah warga,” kata Angely kepada Kanalindonesia.com.

Angely juga menambahkan bahwa Menghindari potensi untuk mengumpulkan banyak orang dengan meminimalisasi penyebaran COVID-19 karena tidak ada kumpul-kumpul. Sehingga saya bersama perangkat desa mengantarkan bantuan sembako langsung ke masing-masing warga,” kata Angely.

Angely memastikan, seluruh petugas yang menyerahkan bantuan sembako itu menggunakan perlengkapan seperti masker. Tujuannya, agar mereka terhindar dari virus corona. Pola jemput bola ini dilakukannya karena beberapa dusun yang masuk wilayah Desa Kedungkumpul memiliki jarak yang lumayan jauh menuju balai desa setempat, sehingga potensi datang bersama-sama akan lebih besar.

“Kalau melihat bulan sebelumnya, penerima bantuan sembako ini mendekati 200 orang jumlahnya. Namun, sekarang karena kondisinya seperti ini maka saya dan perangkat desa datang ke masing-masing dusun,” terang Angel.

Untuk mengurai kerumunan dan menghemat waktu, di setiap dusun sudah ditentukan beberapa tempat sebagai titik pengambilan sembako yang akan dibagikan, sekaligus disana juga disosialisasikan cara menghindari merebaknya virus corona.

“Saya juga meminta kepada para penerima sembako tersebut untuk bisa membantu do’a keselamatan agar Desa Kedungkumpul dan seluruh wilayah Indonesia bebas dari wabah penyakit ini,” pintah Angel.(omdik)