Karim Nurlette Lambat Sikapi Masalah Pemadaman Lampu di Kecamatan Manipa

Reporter: Suneth

Kondisi gelap karena PLN Padam (Foto: Suneth)

SERAM BAGIAN BARAT, KANALINDONESIA.COM: Camat Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku Karim Nurlette dinilai lambat menyikapi permasalahan pemadaman lampu di Kepulauan Manipa. Pasalnya Karim terlihat acuh dan tak respon dengan keluhan masyarakat Kepulauan Manipa atas pemadaman lampu selama tiga bulan belakangan ini.

“ Camat jangan hanya duduk manis, sebagai kepala pemerintahan di wilayah Kepulauan Manipa seharusnya datangi pihak ranting Manipa untuk dimintai tanggung jawab atas pemadamanan lampu secara bergilir,dan apa kendalanya sehingga pemadaman ini terus terjadi,“ ungkap Syarif Papalia salah satu pemuda Kepulauan Manipa kepada KANALINDONESIA,COM. Jum’at (27/03/2020).

Dikatakanya, selama ini camat Kepulauan Manipa sangat lemah dalam menyikapi permasalahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, tak peka dan terlihat acuh dengan apa yang menjadi keluhan masyarakat dan seakan-akan beranggapan tidak ada masalah di Kepulaun Manipa.

Baca:  Bawaslu Pesisir Barat Raih Penghargaan Bawaslu Award

“Camat tak punya niat untuk sikapi masalah di Kepulaun Manipa yang menjadi keluhan masyarakat. Kalau tidak mampu silahkan mundur dari jabatan agar masyarakat tahu saudara tidak mampu jalankan tugas sebagai pemimpin di wilayah Kepulauan Manipa, saudara itu digaji oleh masyarakat baik fasilitas dan biaya operasional kecamatan diberikan oleh negara dan semua itu dari rakyat,”tegas Syarif Papalia.

Dengan tidak ada penyelesaian pemadaman lampu di Kepulauaan Manipa, Papalia meminta kepada kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara untuk segera melakukan evaluasi serta mencopot kepala ranting PLN Manipa karena menurut Papalia yang bersangkutan tidak berhasil dan gagal menyelesaikan masalah pemadaman di wilayahnya.

“Padahal itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai kepala ranting, tapi kenapa sampai saat ini belum ada solusi dan belum normalnya lampu menyala, untuk itu secepatnya diperbaiki, mengingat tidak lama lagi telah memasuki bulan suci Ramadhan dan kami tidak inginkan ibadah kami terganggu pada bulan Ramadhan nanti. Untuk itu, saya ingatkan kiranya tuntutan kami selaku masyarakat Manipa dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh kepala PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara,”pungkas Papalia (Sbr).

Baca:  Berangkatkan Personil BKO PAM TPS Pilkada 2020, Kapolda Jatim Berpesan Begini