Ulama Banten Berikan Edukasi Corona Kepada Masyarakat, Santri Semprotkan Disinfektan di Pesantren

Santri Semprotkan Disinfektan di Pesantren
Santri Semprotkan Disinfektan di Pesantren

BANTEN, KANALINDONESIA.COM : Gus Sholeh yang dikenal masyarakat Banten sebagai Ketua Aliansi Mubaligh Perekat Ulama belakangan juga turut menunjukkan kepeduliannya dalam melawan Covid-19 atau Corona di wilayahnya.

Terakhir, Gus Sholeh mengupload video konten yang berisi dirinya mengajarkan masyarakat akan cara penularan hingga pencegahan corona di masyarakat.

“Perlu kita ketahui, bahwa dalam menghadapi penyebaran Virus Corona, masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada,”kata Gus Sholeh di Ponpesnya, Tangerang, Banten, Minggu (29/3/20).

Gus Sholeh menambahkan, tubuh manusia secara alami memiliki sistem antibodi atau imunitas, sehingga potensi penularan virus tersebut masing-masing orang berbeda. “Tapi ingat, jangan menyepelekan karena ini virus baru,”imbuhnya.

Karena jenisnya tergolong baru inilah, menurutnya, setiap tubuh manusia yang terinfeksi corona akan terjadi perlawanan dan perang di dalam tubuh selama 14 hari. Mungkin bagi yang masih muda virus tersebut akan kalah, tetapi bagi para manusia lanjut usia (manula) tentu akan mengancam. Semua tetap kuasa Allah SWT dalam memberikan bencana atau musibah, yang paling penting manusia adalah berusaha.

Baca:  Subsatgas Covid 19 Grup 3 Kopassus Laksanakan Pencegahan Covid 19 Secara Door to Door

“Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah apabila kita selesai bepergian, maka dahulukan mandi atau bersih-bersih seluruh tubuh, karena kita tentu tidak tahu telah membawa virus ke rumah atau tidak,” urainya.

Ia mengajak untuk semua masyarakat melamatkan diri dan keluarga dari mulai hal kecil seperti itu. “Ayo mari mulai dari diri kita sendiri jangan sampai ketularan apalagi menular kepada keluarga yang kita sayangi,”tegasnya.

Hal senada dengan Gus Sholeh, para Santri di Ponpes Riyadlul Jannah Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan terhadap wilayah Ponpesnya untuk mencegah penyebaran Corona. Cairan disinfektan dibawa menggunakan gerobak lalu disemprotkan secara berkeliling di Ponpes tersebut.

“Upaya ini untuk melindungi para santri sekaligus mencegah penyebaran corona di wilayahnya,”kata Ust. Abdul Rozak merupakan salah satu pengelola Ponpes ini.@Wn

Baca:  Direktur PT. Garam Persero Diusir,Ratusan Massa Blokade Areal Lahan Produksi Garam