Reses di Semambung Dr Benjamin Beri Edukasi Soal Masker dan Bagi Bagi Desinvektan

SIDOARJO KANALINDONESIA.COM : Masyarakat diminta berhati hati menyikapi maraknya informasi yang muncul terkait virus Corona. Terutama seputar penggunaan masker penutup mulut dan hidung serta soal deinvektan dan hand sanitizer.

Bersamaan dengan waktu resesnya sebagai wakil rakyat Dr Benjamin Kristianto Mars memberi edukasi yang benar tentang dua hal tadi. kepada sejumlah masyarakat, perangkat desa dan bidan desa Semambung Gedangan Sidoarjo, Politisi Gerindra Jatim ini menjelaskan dengan rinci masker yang benar yang bisa menyaring virus.

“Ini virus kan ukurannya nano, jadi kalau mau lihat juga harus Pake mikroskop dg ukuran yang bisa melihat ukuran lebih kecil dari debu. Nah begitu juga dengan masker maka harus yang mampu menyaring virus ini,” kata Benjamin Rabu ( 1/4/2020).

Baca:  Lega Setelah Dapat Ijin Usaha, Meski Harus Rela Berdiri Saat Mengikuti Sosialisasi OSS

Ketua KESIRA Partai Gerindra Jatim ini ada beberapa tipe masker yang benar untuk dipakai sesuai harapan,”Yang paling bagus adalah yang model N95 yang bersifat moncong agak bundar, dan yang saat ini banyak dipakai yang warna hijau, seperti yang dipakai oleh petugas medis,” kata Benjamin. (Lihat Grafis)

Maka kata anggota Komisi E ini, masyarakat harus hati hati dengan masker yang dipakai,” Karena yang lain seperti dari kain biasa tidak mampu menangkap virus ini,” tambahnya.

Benjamin juga mengingatkan soal desinvektan dan hand sanitizer, dua hal yang berbeda penggunaannya,”Kalau deinsvektan itu untuk benda dan lingkungan. Jadi bagus sebenarnya, namun jangan sampai masuk ke mulut kita , karena bisa memicu kangker dikemudian hari. Makanya kalau ada chamber atau penyemprotan di tubuh tutup mulut hidung dan mata kita. Trus segera cuci tangan agar aman. Sebab bisa saja Tanpa sengaja masuk mulut lewat makanan yang kita suapkan ke mulut,” jelasnya.

Baca:  AMPI Jatim Sebarkan Paket Bantuan Untuk Panti Asuhan dan Panti Jompo

Ini beda dengan hand sanitizer. Pria lulusan Kedokteran Universitas Pajajaran Bandung ini, mengatakan kalau hand sanitizer tidak berdampak apa saat masuk tubuh, ” ini aman karena bahannya tidak berbahaya,” Katanya.

Selain mengedukasi soa dua hal tersebut. Benjamin juga menyerahkan bantuan desinvektan serta melakukan penyemprotan di balai desa samambung, “Mohon ini nanti di bagi di setiap RT, agar bisa menjaga dari virus Corona,” pungkasnya sambil menyerahkan Desinvektan kepada Kepala Desa Semambung. Nang