KPU Kendal Nonaktifkan Anggota PPK dan PPS di Pilkada 2020

Jumpa pers: KPU umumkan Pilkada Serentak di tunda.

KENDAL – KANALINDONESIA.COM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal menonaktifkan sementara anggota PPK dan PPS untuk Pilkada Serentak 2020. Hal tersebut dikarenakan KPU pusat menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 dengan adanya Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

KPU memberikan tiga opsi hari pelaksanaan Pilkada Serentak, yaitu tanggal 9 Desember 2020, tanggal 17 Maret dan 23 September 2021.
Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, KPU Kendal sudah melakukan pelantikan anggota PPK dan PPS, penundaan tersebut hanya dilakukan terhadap masa kerja anggota PPK dan PPS sampai waktu yang belum ditentukan.

Selama masa nonaktif, maka hak dan kewajiban seperti gaji dan honor anggota PPK dan PPS otomatis tidak diberikan.

Baca:  Di Bojonegoro Balita Menderita HIV/ Aids

“Anggota PPS dan PPK di Kendal sudah dilantik, maka KPU Kendal hanya membuat SK Penonaktifan Sementara bagi anggota PPS dan PPK,” ungkapnya, Kamis (02/04).

Dikatakan, penundaan tahapan Pilkada Serentak ini Berdasarkan Surat Keputusan KPU RI Nomor 179 Tahun 2020 tentang Keputusan Penundaan Tahapan Pilkada 2020 yang ditandatangani Ketua KPU Pusat, Arief Budiman tanggal 21 Maret 2020.

Ada 4 tahapan yang ditunda, yaitu pelantikan anggota PPS, verifikasi calon perseorangan, pembentukan PPDP dan tahapan pemutakhiran daftar pemilih. Penundaan tahapan Pilkada Serentak ini sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Di Kabupaten Kendal tidak ada bakal calon perseorangan atau independen, sehingga tidak ada masalah terhadap tahapan verifikasi calon perseorangan,” jelasnya.(Eko)

Baca:  1000 Sembako Digelontorkan Politisi PDI-P Ini Untuk Warga Pasuruan