Ibnu Multazam DPR RI dan Amin Tohari DPRD Trenggalek Kompak Lawan Covid-19

bersama Ibnu Multazam Anggota Komisi II DPR RI dan Amin Tohari kerja bhakti bersama warga Gandusari lawan covid-19

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Anggota DPR RI Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri & Otonomi Daerah, Aparatur & Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan & Reforma Agraria meminta agar seluruh komponen bangsa bersinergi dalam menghadapi Covid – 2019.

“Antusias masyarakat dalam menghadapi dampak Covid19 sangat luar biasa,”ungkapnya, saat berkunjung di daerah pemilihannya Jatim VII tepatnya di Kecamatan Gandusari, Minggu,(5/4).

Didampingi , Amin Tohari, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek, pria asli Ponorogo ini melakukan kerja bakti penyemprotan disinfektan dibantu warga setempat.

“Saat ini berbagai kalangan masyarakat bahu membahu berusaha mengerahkan segenap potensi mereka untuk berpartisipasi menghadapi wabah Covid19, kegiatan hari ini salah satunya,”tandasnya.

Sehingga , dalam hal ini pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak boleh kalah dengan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang sudah mendunia ini.

Baca:  Tahanan Napi Narkoba Tewas di Dalam Sel Lapas Lamongan

“Pemerintah dan BUMN termasuk yang ada di cabangnya seperti Trenggalek harus turut ambil bagian,”imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpun, Ibnu Multazam dan Amin Tohari membagikan hand sanitizer ke masyarakat, hand sanitizernya adalah hasil buatan dari siswa-siswi SMK di Jatim.

“Siswa juga sedang memproduksi ini dan kita sambut untuk dibagikan kepada warga,”tuturnya.

Amin Tohari, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Trenggalek menambahkan bahwa antusiasme masyarakat telihat dari banyaknya gerakan sosial baik secara online atau offline mengumpulkan segenap potensi yang mereka punya untuk membantu penanganan Covid19.

“Saya menghimbau swasta dan BUMN untuk mengerahkan segenap kemampuan bersinergi dengan masyarakat, agar perannya dapat dirasakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan negara terhadap masyarakat,”ungkapnya.

Baca:  Pasien Covid-19 Ponorogo Masih Bertambah, 9 Positif, 1 Sembuh

Munculnya semangat masyarakat harus disambut oleh swasta dan BUMN untuk bersinergi dengan mereka.

“Saya kira mereka mempunyai sumber saya yang cukup besar untuk turut berpartisipasi dengan masyarakat,” tukasnya.

Dari pantauan di lapangan saat ini masih merasakan kekurangan terhadap beberapa alat pelindung diri bagi tenaga medis, masker juga masih langka dan hand sanitizer sangat susah didapatkan di tempat penjualan.

“Kondisi saat ini masih sangat kekurangan di lapangan, masyarakat berusaha membantu dengan semampuannya,”ucap Slamet Riyanto, (35) warga Dusun Geneng Sanan Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari.

Pria ini mewakili warga berterimakasih atas perhatian dengan melakukan penyemprotan dan pembagian masker untuk warga masyarakat Desa Sukorejo.

Baca:  Dewan Himbau ASN Sadari Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Pelayan Masyarakat

“Terimakasih bapak Ibnu Multazam dan pak Amin Tohari semoga barokah,”pungkasnya.
Penulis : Agus Purwanto