Disnaker Ponorogo Perjuangkan Hak TKI Meninggal di Malaysia

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO : Dinas Tenaga Kerja(Disnaker) Kabupaten Ponorogo berusaha agar hak-hak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Ponorogo, Aditya Bagus Wicaksono(27) warga Dukuh Pucuk, Desa Wagirlor, Kecamatan Ngebel meninggal dunia akibat menderita penyakit kanker otak tetap bisa diperolehnya.

Kepala Disnaker Ponorogo, Bedianto menyatakan, “meskipun tidak melalui Disnaker (tidak prosedural), di sana dia juga kerja sehingga hak-haknya tetap kita penuhi. Diantaranya mengurus kepulangan jenasahnya ke Indonesia,” ujar Bedianto.

Ditambahkannya, meskipun bukan sebagai TKI, seorang warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri juga memiliki asuransi.

“Pelancong pun kan ada asuransi sehingga tetap bisa ditanggung hak-haknya ketika mendapatkan musibah. Aditya ini kan termasuk pelancong (menggunakan visa kunjungan) untuk mengunjungi pamannya tapi kemudian bekerja,” ungkap Bedianto.

Bedianto menambahkan, meski tidak tercatat sebagai TKI di dinas yang dipimpinnya, pihaknya tetap akan memperjuangkan hak-hak Aditya selama bekerja di Malaysia.”Tetap akan kita perjuangkan,” ujarnya.

Aditya adalah TKI asal Ponorogo yang pertama kali tercatat meninggal di 2017 ini. pada 2016 lalu, jumlah TKI asal Ponorogo yang meninggal mencapai 16 orang. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari kecelakaan kerja, kecelakaan di rumah majikan, sakit hingga kemungkinan bunuh diri.