Residivis Kambuhan Diamankan Satreskrim Polres Ogan Ilir

Tersangka saat diamankan di Mapolres Ogan Ilir

KANALINDONESIA.COM, OGAN ILIR : Mantan napi kasus pembunuhan (red : residivis) yang pernah ditahan di Lapas Nusa Kambangan, kini harus berurusan lagi dengan pihak aparat kepolisian setempat. Hal ini dikarenakan Nur (41) asal Desa Talang Aur, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir kedapatan membawa senjata tajam (sajam), sehingga kini harus mendekam di tahanan Mapolres Ogan Ilir.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, membenarkan terkait adanya penangkapan tersangka Nur oleh kesatuananya, saat melakukan patroli rutin di willyah hukum Polres Ogan Ilir.

“Pada hari Selasa, 10 Januari 2017, Pkl 04.00 WIB, saat kanit pidum dan subnit opsnal sat Reskrim polres Ogan Ilir melaksanakan patroli, menemui Nurd dengan gelagat yang mencurigakan sambil mengendarai sepeda motor, setelah petugas menghampiri tersangka, justru residivis ini menghindar dan membuang sebilah senjata tajam jenis pisau ke tepi jembatan. Selanjutnya Anggota Opsnal yang berhasil mengamankan tersangka, kemudian petugas bersama tersangka mengambil sajam tersebut, setelah ditanyakan benar bahwa sajam tersebut miliknya yang sengaja dibuang,” ujar Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Ginanjar, Rabu(11/01/2017).

Masih menurut Kasatreskrim,”penangkapan yang dilakukan saat giat ini dilaksanakan oleh Kanit Pidum yakni, IPDA Rizky Akbar dan Subnit Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir. Kini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres, guna kepentingan lebih lanjut,”pungkasnya.

Atas perbuatannya yang melanggar hukum, Nur dijerat pasal 2 ayat (1) UU RI No. 12 tahun 1951, dengan ancaman kurungan penjara selama 10 tahun.(elo)