DPRD Jatim : Dua Minggu Kedepan , Harusnya Bantuan Ekonomi Untuk Masyarakat Terdampak Covid 19 Bisa Diwujudkan

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : DPRD Jatim berharap agar realisasi pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak Covid 19 secara ekonomi sesegera mungkin dilakukan. Apalagi Pemprov Jatim sudah mengalokasikan dana untuk bantuan tersebut sebagian dari 2,3 Triliun dana APBD yang sudah disiapkan untuk langkah preventif, kuratif , dampak social dan recovery ekonomi

“Jangan lama lama lah paling tidak ya dua pekan cukup untuk menyiapkan,” kata Sahat Tua Simanjuntak Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Selasa ( 14/4/2020)

Meski mendesak bisa diwujudkan dalam waktu dua minggu kedepan, namun Politisi Golkar asal Surabaya ini tetap mengingatkan Pemprov untuk berhati hati dalam mendsitribusikan uang rakyat ini,” Proses legalnya harus terpenuhi, jangan asal pakai gunakan nanti malah jadi persoalan hukum, “ungkap Sahat.

Baca:  Amankan May Day, 650 Personil Gabungan Disiagakan

Sahat mengingatkan, bahwa soal dampak ekonomi bukan lah hanya tanggung jawab provinsi saja tapi juga kabupaten kota, “Ini bukan hanya urusan provinsi, tapi terutama ya Kabupaten kota. Mereka yang punya data. memang harus disingkronkan dulu, jangan sampai doble account, yang sudah dapat dari program lain jangan dapat juga dari yang ini. makanya secepatnya Gubernur bahas bersama dengan para bupati walikota,” harapnya.

Lantas siapa saja yang berhak mendapat bantuan ini, Sahat menyebutkan mereka mereka yang tidak terkena virus ini, tapi terdampak secara ekonomi, “Daya beli mereka kan rendah karena gak bisa kerja maksimal, banyak yang kena PHK atau tidak kerja, perlu skema untuk sentuh mereka.Pegawai Harian yg langsung terkena dampak Covid 19 ini yang perlu disentuh secepatnya, untuk kebutuhan 3 bulan ya itu puasa, lebaran dan pasca lebaran.” imbuhnya.
Sementara itu sekdaprov

Baca:  Gandeng Baznas, JNE Bagi-bagi 1.000 Sepatu Kepada Anak Korban Bencana Tsunami di Palu dan Lombok

Jatim Heru Tjahyono mengaku masih akan mengkalkulasi anggaran bersama kabupaten kota, “Kan nanti dananya bisa sharing antara kabupaten kota dan provinsi, kita akan lakukan pertemuan dengan pihak Kabupaten kota di Jatim untuk memastikan dan mematangkan soal bantuan ini,” pungkasnya Heru. Nang