Kapendam Jaya Bekali Prajurit Kopassus Dengan Ilmu Komunikasi

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : “Setiap Prajurit saat ini hendaknya dapat menjadi Insan Penerangan yang merupakan Garda terdepan yang setiap saat siap melaksanakan Pertempuran Informasi di Era Kekinian, Berperang dan Bertempur melalui sebuah goresan pena atau tulisan yang tajam,” Demikian yang disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Inf Heri Prakosa dalam Pembekalan terhadap 114 Prajurit Kopassus, Kamis (12/01/2017).

Lebih lanjut dalam kegiatan ini Kapendam Jaya juga menyampaikan dalam Menghadapi era kekinian dengan terbukanya segala Informasi Publik, Prajurit harus mampu membuka mata, fikiran untuk membangun kesadaran dan menggali potensi agar dapat menjadi Prajurit yang terkini, up to date.

Prajurit juga diminta harus dapat memahami dan mematuhi aturan bersosial media yang telah ditentukan oleh Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) yang diantaranya Prajurit harus tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, Bertindak sesuai hukum yang berlaku dan menjunjung tinggi Pancasila.

“Jaga aturan yang dibuat oleh Dispenad, menekankan agar para Prajurit tetap bersikap sopan santun, fikirkan kualitas yang diposting bukan kuantitas serta tetap memberikan citra yang baik dimata masyarakat,” jelas Kapendam Jaya.

Oleh karena itu Kapendam Jaya menghimbau kepada Para Prajurit Kopassus agar dapat lebih bijaksana dalam berseluncur di dunia maya “Think Smart dalam bersosial media,” tegasnya.

Dari pantauan kanalindonesia.com tidak hanya Kapendam Jaya yang memberikan Pembekalan, tetapi dalam kegiatan ini juga disampaikan Sharing Knowledge mengenai materi Penulisan Release Berita yang disampaikan oleh Katim IT Pendam Jaya Kapten Inf Abu Bastian serta Materi Teknik Fotografi yang disampaikan oleh Serma Fajar.

Dalam Materi Pembuatan Penulisan Release disampaikan mengenai arti, syarat, tujuan dan setiap hal yang berkaitan dengan Press Release hingga tebentuknya sebuah Press Release yang Ideal yang didalamnya terkandung Unsur 5W+1H yang merupakan Teori atau yang lebih dikenal dengan nama Formula Laswell. Sedangkan untuk Teknik Fotografi disampaikan mengenai cara membidik foto yang baik untuk menghasilkan Gambar yang memiliki sense of art.

“Kami harapkan setiap peserta  dapat mengambil ilmu yang diberikan dalam pembekalan singkat ini. Nantinya ilmu tersebut harus diaplikasikan dalam penugasan,” terang Kapendam Jaya Kolonel Inf Heri Prakosa

“Hidup itu belajar, bahkan setiap detik saat kita melihat sesuatu itu terjadi sebuah proses pembelajaran. Jadi jangan ragu untuk menggenggam dunia melalui gadget yang kalian miliki,” pungkasnya. (ery ns)