DPRD Trenggalek Pastikan Potensi Durian Jadi Salahsatu Sumber Ekonomi

maraknya penjual durian saat panen raya di wilayah Kabupaten Trenggalek menjadi sumber perekonomian baru bagi warga, Selasa,(3/3)

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Kebun durian yang kini dikembangkan di hampir kecamatan pada dataran tinggi wilayah Kabupaten Trenggalek saat ini menjadi sumber pendapatan perekonomian masyarakat, terutama di musim panen raya seperti ini.
Oleh karena itu, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, Pranoto mengingatkan kepada masyarakat di wilayah setempat untuk tidak mengalih fungsikan kebun durian yang mereka miliki untuk menjadi pertambangan rakyat.

“Kami meminta kepada masyarakat yang memiliki kebun durian agar tidak mengalih fungsikan kebun durian mereka menjadi pertambangan rakyat. Jika dikelola dengan baik, maka kebun durian ini dapat menjadi sumber pendapatan bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya di Trenggalek, Selasa (3/3).

Baca:  Usai Apel HUT Pramuka, Yayasan Ki Slamet Lamongan Gelar Aksi Peduli Lombok

Politisi partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengatakan, sebagian masyarakat di Kabupaten Trenggalek memiliki kebun durian sejak turun temurun. Kebun durian tersebut hampir merata ada di wilayah setempat, seperti di Desa Sawahan , Selawe , Kecamatan Watulimo, hamper keseluruhan desa di Kecamatan Munjungan dan sebagian besar wilayah Kecamatan Bendungan, dan lainnya.
“Apalagi kita punya kebun durian terbesar se Asia Tenggara di Watulimo,”tuturnya.

Kebun durian yang dimiliki masyarakat saat ini sejak beberapa waktu lalu sudah mulai panen. Hasil panen itu pun sebagian sudah mulai dijual dengan harga yang beragam.
“Ada yang menjual dengan harga Rp100 ribu/tiga buah, ada yang menjual Rp100 ribu/empat buah, tergantung besar kecilnya buah durian,”terangnya.

Baca:  DPRD Trenggalek Evaluasi Runtuhnya Bangunan Tembok di Bendungan

Menurut Bambang Purwanto, tokoh masyarakat di Kecamatan Watulimo mengaku panen raya durian di Watulimo menambah jumlah kunjungan wisata di wiayahnya.
“Otomatis jumlah kedatangan wisatawan di Prigi makin meningkat seiiring panen raya durian,”ungkap pemilik salah satu homestay di pesisir Pantai Mutiara Desa Tasikmadu kecamatan setempat.
Apalagi sebentar lagi, pada tanggal 21 Maret mendatang akan berlangsung even Festival Durian di Pantai Prigi. Hal ini akan menambah minat wisatawan yang berkunjung ke Trenggalek.

“Ada banyak orang yang menyukai durian, sehingga buah durian pasti laku jika dijual. Jika dikelola dengan baik, maka ini akan menjadi sumber penghasilan yang potensial bagi masyarakat. Kita harapkan kebun durian yang ada ini jangan sampai dialihfungsikan menjadi pertambangan rakyat dan harus tetap dipertahankan,” pungkasnya.

Baca:  Wabup Trenggalek Lepas Peserta Gerak Jalan

Penulis : Eny Suprapti