Komplotan Pengedar Sabu Digrebek Satresnarkoba Polres Ogan Ilir

Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Ogan Ilir

KANALINDONESIA.COM, OGAN ILIR : Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir, melakukan penggerebekan terhadap Desa Krinjing, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, lantaran dianggap wilayah yang paling rawan serta diduga merupakan daerah yang menjadi mangkalnya gembong pengedar serta pemakai sabu-sabu dan obat-obatan terlarang, Jumat(13/01/2017) sekira pukul 15.00 WIB.

Dalam penggerebekan yang dilakukan anggota Satresnarkoba tersebut berhasil menangkap 4 orang laki-laki yang diduga sebagai pengedar dan pengguna narkoba jenis sabu dan extasy. Keempat tersangka ini adalah, ZN (47), SF (55), ASR (51), serta SML(38).

Kasat Resnarkoba, Polres Ogan Ilir, AKP Darmawan memaparkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil laporan dari masyrakat yang resah karena marak beredar barang haram tersebut diwilayahnya.

“Berdasarkan informasi dari masyrakat, kita turunkan anggota dilapangan untuk melakukan lidik, selanjutnya kita kerahkan seluruh anggota untuk menggeledah daerah rawan tersebut, dan alhasil beberapa pelaku tak sempat mengelak dari petugas karena kedapatan menyimpan sejumlah sabu dan pil jenis ekstasy,”ucap AKP Darmawan, Sabtu(14/01/2017).

Saat ini keempat pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolres Ogan Ilir, guna kepentingan lebih lanjut.

Saat ditanya apa saja barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dalam penggerebekan kampung yang tergolong rawan tersebut, Kasat Resnarkoba mengatakan,” 4 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu seberat 4 gram, 8 paket kecil dalam klip siap edar yang diduga narkotika jenis sabu seharga @ paket Rp 150.000, 8 paket kecil dalam kemasan klip yang diduga sabu seharga Rp 200.000, 7 paket kecil sabu dalam kemasan siap edar seharga Rp 100.000, 8 butir pil yang diduga narkoba jenis exstasy. Berat keseluruhan yang diduga narkotika jenis sabu 7 gram, serta uang hasil penjualan sebesar Rp 390.000, serta barang bukti lain, seperti timbangan digital, hp, plastik klip kosong, alat hisab sabu seperti bong dan korek api tanpa kepala, serta senjata tajam milik para pelaku,” pungkasnya.

Atas perbuatannya kini keempat pelaku mendekam di tahanan, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo. Pasal 112 ayat (1) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.(elo)