Nyalon Bupati Trenggalek dari PKB, Bekti Harry Suwinto Ingin Berpihak ke Rakyat

Bekti Harry Suwinto balon Bupati/Wabup dari PKB yang serahkan formulir pendaftaran dan diterima sekretaris panitia penjaringan Amin Tohari, Rabu,(11/3)

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Adalah Bekti Harry Suwinto, laki-laki kelahiran Trenggalek, 9 Januari tahun1983, ini bertekad maju sebagai Bakal Calon (Balon)Bupati /Wakil Bupati Trenggalek di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak tahun 2020, melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Tak banyak yang akan dijanjikan rakyat Trenggalek, jika nanti terpilih memimpin Trenggalek baik sebagai Bupati atau Wakil Bupati. Keberanian mengambil kebijakan yang berpihak kepada rakyat hal utama dalam ikut berfikir memajukan Trenggalek.

“Saya melihat pemerintahan sekarang terlalu lamban dalam pengambilan kebijakan yang mestinya itu vital bagi kemaslahatan umat,”ungkap Bekti Harry.

Pria yang kondang dengan kebisaannya sebagai paranormal sekaligus pemilik Law Firma ‘BHS” ini jujur mengakui kepemimpinan itu standartnya adalah kepedulian dan kemauan untuk turun ke bawah berbaur bersama- sama masyarakat sehingga tahu akan kebutuhan masyarakat.

Baca:  Aktivis LSM Gabungan Berdemo Menghadiahi Kejari Pamekasan Dengan Minuman Antangin Dan Bodrex

“Profesi saya paranormal dan advokat. Jadi saya terbiasa membantu masyarakat yang membutuhkan dimana seringkali keluhannya terhadap layanan pemerintahan sekarang ini,”ujar pemilik Padepokan Supranatural Langit Pitu ini.

Ayah dari kedua putri , Aura Avalakitesvara dan Assyifa Avalakitesvara , buah hati pernikahannya dengan Niken Kurniawati ini menuding pemerintahan Trenggalek yang sekarang dipimpin Moch Nur Arifin masih kental dengan paham Birokratis.

“Program sambang pendopo itu kan hanya tiap Jumat, sedang hari lain sangat sulit bertemu bupati. Padahal hari Jumat pun terkadang juga tidak di tempat,”keluhnya.

Bekti Harry Suwinto yang juga memegang jabatan bidang hukum PC GP Ansor Kabupaten Trenggalek ini berjanji akan merubah Trenggalek dengan mengawalinya dari pola pikir pejabat hingga masyarakatnya.

Baca:  Belasan Gepeng Diamankan Satpol PP Trenggalek

“Kita dirikan Trenggalek Rumah Kita Bersama (RKB) dengan maksud tujuan agar masyarakat kita secara mandiri ikut merawat , membersihkan bahkan rasa memiliki sehingga ada tanggungjawab secara komunal tidak person,”tegasnya.

Untuk mewujudkan cita cita itu , Bekti juga meyakini untuk tidak mencalonkan diri di luar dari PKB agar bisa istikomah dalam perjuangkan harapan besar ini.

“Bismillah, tawakkal dan selalu bermunajat untuk memperoleh rido Alloh SWT,”tutupnya.

Terpisah Amin Tohari, sekretaris Panitia Penjaringan Balon Bupati/Wakil Bupati DPC PKB Kabupaten Trenggalek menerangkan jika kedatangan Balon Bekti Harry Suwinto sebagai Balon kedua yang mengembalikan formulir pendaftaran calon pasca Balon Ponco Rahmadi yang lebih dulu mengembalikan formulir.

“Dari 21 Balon yang mengambil baru ada dua orang Balon yang sudah mengembalikan yakni Ponco Rahmadi dan Bekti Harry Suwinto,”terangnya.

Baca:  Pacitan Raih Penghargaan Nasional Inovasi Pelayanan Publik

Sementara masih tersisa tiga hari , tepatnya pukul 24.00 WIB tanggal 14 Maret 2020, masih kata Amin sebagai jadwal penutupan pengemabilan formulir pendaftaran Balon Bupati Wakil Bupati Trenggalek masa jabatan 2021-2026 melalui Partai Kebangkitan Bangsa.

Penulis : Eny Suprapti