Raih WTP Atas Laporan Keuangan Hingga Laba Akhir Tahun Mencapai hampir Rp 2 Miliar

Bupati Moch Nur Arifin bersama Sekda Joko Irianto dan Komisari BPR Jwalita Mulyadi WR yang juga mantan Bupati Trenggalek di acara RUPS,Rabu.
Bupati Trenggalek Apresiasi Kinerja BPR Jwalita

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPR Jwalita, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin puji kinerja bank milik Pemkab Trenggalek tersebut.

Prestasi demi prestasi diraih oleh bank dengan saham mayoritas milik Pemkab Trenggalek ini. Saham yang dimiliki oleh Pemkab Trenggalek mencapai angka 98,63 persen atau berkisar lebih dari Rp 14 miliar.

BPR Jwalita berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2019. Menurut Dwi Fraidianriani, Direktur Utama BPR Jwalita, menuturkan opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk BPR nya tersebut diberikan oleh lembaga akuntan publik Fitri A. Kurniawan dan kantor akuntan Publik Erfan dan Rakhmawan.

Berkat beberapa program yang diluncurkan, Dwi juga menyampaikan bahwasannya bank yang dikelolanya berhasil meraih laba bersih sebesar Rp. 1,8 Miliar atau hampir mencapai angka Rp 2 Miliar.

Baca:  Tutup Kegiatan Safari Ramadhan, Plt Bupati Trenggalek Resmikan Masjid di Gemaharjo

“Ini prestasi yang sangat luar biasa dan patut untuk dipertahankan serta terus dikembangkan lagi,” tutur pemimpin muda Trenggalek ini usai mengikuti RUPS di Kantor BPR Jwalita, Rabu .

Masih menurut Bupati termuda di tanah air tersebut, “dalam perjalanannya BPR Jwalita telah mengalami perkembangan yang sangat luar biasa. Berdiri tahun 2004 Bank kebanggaan masyarakat Trenggalek ini melakukan tugasnya dengan baik,” lanjutnya.

“Penghargaan demi penghargaan telah dicapai hingga siap meraih progres ke depan yang ditargetkan,” tutupnya.

Sementara Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin mengaku salut dan bangga atas capaian salah satu perusahaan milik daerah ini. Hal ini membuktikan kinerja managemen serius untuk mengembangkan bidang usaha perbankan.

Baca:  DPRD Trenggalek Gelar Rapat Peripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2018

“Selama ini usaha bidang perbankan sedang menggeliat khususnya dalam memenuhi kebutuhan nasabah yang makin ke kini tumbuh kembang bersama UKM nya,”jelasnya.
Untuk itu, Arifin berjanji akan melihat potensi unit usaha milik Pemkab itu apakah nantinya akan ada penambahan modal atau dikembangkan dengan cara yang lain.

“Kita lihat saja nanti yang terpenting capaiannya dulu untuk menambahi modalnya,”pungkasnya.

Penulis : Eny Suprapti