Waduh…Bupati MKP Diduga juga Terlibat Kasus Tindak Pidana Korupsi BKD yang Ditangani Kejari Mojokerto

Joko Fatah Rokhim, penggiat anti korupsi

KANALINDONESIA.COM, MOJOKERTO : Figur seorang pemimpin yang seharusnya memberikan contoh yang baik pada masyarakat atau kelompok yang dipimpinnya, nampaknya tidak berlaku bagi Bupati Mustofa Kemal Pasha, pasalnya Bupati Kota Onde-onde ini mempunyai segudang perkara.

Diantara perkara tersebut mulai dari dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait kasus kredit fiktif pada PT. BD Jatim Cabang H.R. Muhamad Surabaya (Bank Jatim) sebesar Rp. 52,3 M atas nama MKP.

Berdasarkan surat KPK-RI No: R-1384/20-25/09/2014 tanggal 25 September 2014 dilakukan permintaan perkembangan penangan perkara TPK ke Kabareskrim Polri, dan hasil Klarifikasi tersebut : Perkara atas nama MKP dilakukan oleh Dittipideksus Bareskrim Polri dengan persangkaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sesuai surat Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskim Polri no: R/1974/Tipidkor/XII/2014/Bareskrim tanggal 31 Desember 2014, yang hingga kini perkaranya masih gantung.

Selain itu, diduga Bupati MKP juga terbelit masalah Dugaan TPK dana Bantuan Keuangan Desa (BKD) di Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2013.

Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), juga mempertanyakan pada pada pihak Kajati Jawa Timur dengan nomor : KPK-RI Nomor : R-291/20-25/02/2015 tanggal 20 Februari 2015 dilakukan permintaan perkembangan penanganan perkara TPK ke Kajati Jatim.

Dari hasil klarifikasi tersebut Kajari Mojokerto sedang melakukan penyelidikan atas perkara tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kejari Mojokerto Nomor : Print-1933/0.5.9/Fd.1//03/2015 tanggal 23 Juli 2014, yang mana hingga sampai saat ini masih dalam tahap permintaan keterangan dari keseluruhan Desa berjumlah 73 telah melakukan permintaan keterangan terhadap 46 Desa.

Hal ini sesuai dengan surat Kajari Mojokerto : R-51/0.5/Fd.1/03/2015 tanggal 9 Maret 2015. Dari sejumlah perkara dugaan TPK yang diduga melibatkan Bupati MKP ini, memicu sorotan dari berbagai kalangan aktifis penggiat Anti Korupsi di Jawa Timur, salah satunya yakni Joko Fatah Rokhim.

Aktifis anti korupsi ini menyayangkan bahwa figur Bupati MKP yang terkesan baik dan jujur sebagai seorang pemimpin nampaknya hari ini sudah mulai kelihatan belangnya, karena sejumlah kasusnya mulai mencuat.

“Kini masyarakat tahu dengan sendirinya, bahwa figur Bupati yang seharusnya baik dan bersih nampaknya, kini mulai terkuak oleh publik. Bahwa sejumlah kasus yang melibatkan MKP sangatlah banyak, mulai dari pembobolan Bank Jatim, kasus dugaan TKP dan BKD, dan belum lagi kasus-kasus mega proyek di Mojokerto,” ujar Joko Fatah Rokhim, Sabtu (14/01/2017).

Masih menurut Fatah,”sebelumnya masyarakat sudan pernah diingatkan waktu itu, oleh mantan ketua KPK yakni Abraham Samad, bahwa banyak sekali kasus korupsi di Jawa Timur, nah ini salah satunya yang di Mojokerto,” tegasnya.

Ketika disinggung soal, bagaimanakah penilaian Fatah terhadap kinerja Kejari Mojokerto yang saat ini masih menangani kasus dugaan TPK dana BKD tahun anggaran 2013, yang hampir 3 tahun sudah ditangani Kejari Mojokerto, ia mengatakan,”saya rasa kinerja kejaksaan negeri Mojokerto, lemot karena sudah memakan waktu yang cukup lama hanya untuk menangangi kasus ini saja,” paparnya.

Hingga kini, Bupati MKP juga belum menberikan pernyataan resmi terkait sejumlah kasus yang membelitnya.(elo)