Tindaklanjuti Rakor Korona , Pemkab Semprot Desinfektan

Petugas gugus tugas pencegahan corona Kab Trenggalek lakukan penyemprotan desinfektan di tempat umum salahsatunya di Terminal Bus Surodakan Trenggalek, Senin

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama instansi terkait melakukan upaya pencegahan Virus Corona dengan penyemprotan desinfektan di sejumlah titik keramaian.

Hal ini sebagai tindaklanjut rapat koordinasi (rakor) corona untuk langsung dilakukan aksi di lapangan.

Assisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Agung Sudjatmiko mengatakan jika penyemprotan desinfektan kali ini dilakukan di Pasar Pon Trenggalek bersama instansi terkait.

Kegiatan hari ini juga merupakan tindak lanjut himbauan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka pencegahan virus Corona yang tengah merebak akhir-akhir ini.

“Ini merupakan upaya preventif dari Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek dalam rangka pencegahan virus Corona. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten akan melakukan kegiatan di fasilitas- fasilitas umum untuk penyemprotan,” ungkap Agung saat dikonfirmasi, Senin .

Baca:  Seriusi Bahas Ranperda Insiatif, Bapemperda Bahas Pokir

Dikatakan Agung, penyemprotan desinfektan ini dilakukan pertama kali di Pasar Basah dan di tempat – tempat vital lainnya.

“Bekerjasama dengan Dinas Komindag, Satpol-PP dan pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek penyemprotan desinfektan ini dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman serta tidak panik menghadapi pandemik Virus Corona,” imbuhnya.

Kegiatan penyemprotan desinfektan ini dilakukan, Lanjut Agung, bukan berarti adanya virus Corona, akan tetapi lebih kepada upaya pencegahan.

Sementara di Terminal Bus Surodakan Trenggalek juga dilakukan hal yang sama. Berbarengan dengan tim dari Polres Trenggalek, Gugus Tugas Pencegahan Corona Kabupaten Trenggalek ini menyemprot area ruang tunggu penumpang.

“Kita tahu di sini tempat berkerumunnya banyak orang tentu potensi tersebarnya virus,”tandasnya.

Baca:  Kejari Pamekasan Bentuk Tim PAKEM Demi Kondusifitas Keamanan Pamekasan

Sementara itu, salah satu pedagang Ayam di Pasar Basah, Maryono ,(47), mengungkapkan pasca menyebarnya virus Corona di beberapa daerah, berdampak pada menurunnya minat pembeli.

“Ya pasca muncul isu virus Corona ini pembeli jadi berkurang. Belum lagi langganan saya penjual makanan di kantin – kantin sekolah. Dan hari ini sekolah beberapa ada yang libur, tentu pembeli menjadi berkurang,” kata pria domisili di Kelurahan Kelutan ini.

Disinggung terkait penyemprotan desinfektan oleh Dinas terkait, ia mengaku lega karena masyarakat akan lebih aman dan tidak takut akan Covid – 19 ini.

“Saya berterimakasih kepada Pemerintah Daerah karena telah memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Semoga dengan penyemprotan desinfektan ini, masyarakat tidak panik lagi akan adanya virus Corona,” pungkasnya.

Baca:  Sungai Kanal Dekat PG Meritjan Perlu Diuji ke Laboratorium

Penulis : Eny Suprapti