DPRD Trenggalek Segera Bahas Ranperda tahun 2020

H. Samsul Anam (kiri) ketua DPRD Kab Trenggalek di dampinggi wakil ketua Doding Rahmadi, Arik Sri Wahyuni, pimpin rapat pembahasan Ranperda tahun persidanggan 2020 di Gedung Paripurna, Rabu,(18/03)

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, H. Samsul Anam Pimpin Rapat koordinasi terkait Pembahasan Rancanggan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2020 yang telah di tetapkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( Bapemperda ) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuaten Trenggalek. Rabu (18/03).

Tahun 2020 ada 25 Ranperda yang telah di tetapkan oleh bapemperda untuk di lakukan pembahasan lanjutan.

“Ada 25 Ranperda yang akan kita bahas tahun persidangan 2020 ini, “ungkapnya.

Namun untuk kuartal pertama masih dibahas 10 Ranperda, dimana nantinya akan terseleseikan dalam tiga kuartal.

“10 Ranperda itu akan dibahas menuju penggodokan menjadi Perda berbarengan dengan LKPJ bupati tahun 2019,”tandasnya.

Sementara untuk Laporan Keterangan Pertanggunggjawaban (LKPJ) Bupati sendiri akan terselenggara tanggal 26 Maret atau pekan depan.

Baca:  Pantai Pasir Putih Di Trenggalek Menjadi Rujukan Wisatawan Lokal Maupun Domestik

“Seiring dengan mendekati masa habisnya anjuran pemerintah untuk menghentikan kegiatan di luar, “terangnya.

Di singgung mengenai Ramperda Rencana tataruang Ruang Wilayah ( RTRW ) samsul mengaku tidak ada kesulitan yang berarti, hanya saja pihaknya masih mengkoordinasikan dengan pihak terkait sepertihalnya kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Masalah krusialnya ada di pencocokan geoparsial, “Terangnya.

Sugeng Widodo Ketua Lembaga Suadaya Masyarakat ( LSM ) Komite Rakyat Pengembanggan Daerah (KRPD) Kabupaten Trenggalek meminta Kepada wakil Rakyat tidak membahas Perda yang Justru merugikan bagi Masyarakat.

“Lebih baik memperhatikan kualitas dari pada menumpuk banyaknya Ranperda,”tuturnya.
Penulis : Eny Suprapti