Meski Pandemi, Pemkab Trenggalek Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan 1441 H

Bupati Trenggalek, H Moch Nur Arifin sikapi harga bahan pokok jelang ramadan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Mengantisipasi tren lonjakan harga kebutuhan pokok selama Ramadan 1441 Hijriyah , khususnya jelang lebaran, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Trenggalek menyiapkan sejumlah strategi agar ketersediaan dan harga komoditas pangan tetap terjaga.

“Ini terus kami pantau dan pastikan suplai bahan pokok tetap terjaga ketersediaannya. Kepada masyarakat, kami minta agar tetap bijaksana dalam melakukan konsumsi, belanja secukupnya sesuai dengan kebutuhan, dan jangan kuwatir kehabisan stok,” kata Bupati Trenggalek, H Moch Nur Arifin, Jumat.

Arifin  mengatakan, momen Ramadan dan Lebaran kerap dimanfaatkan para spekulan pasar untuk memainkan harga. Tujuannya tak lain adalah untuk meraup untung yang sebesar-besarnya. Dalam hal ini, tentu saja yang dirugikan adalah masyarakat.

Baca:  2.018 Anak Yatim Gelar Doa Bersama, Ajarkan Hidup Toleransi  

“Salah satu modus memainkan harga adalah dengan membatasi pasokan. Seolah-olah tidak ada barangnya, padahal ada di gudang. Tugas lintas sektor ini untuk memastikan pasokan lancar agar permintaan barang di pasar bisa dipenuhi, sehingga harga terkendali,” paparnya.

“Termasuk jika ada moral hazard misalnya penimbunan barang, tentu kepolisian yang akan bertindak,” imbuhnya.

Sementara, Pranoto Ketua Komisi II Dprd Kabupaten Trenggalek,  sejumlah komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga dan menyebabkan inflasi. Antara lain daging dan telur ayam ras, bawang merah, emas, tarif angkutan lebaran, hingga cabai.

“Daging ayam dan telur ini berpotensi sekali. Apalagi tahun ini produksinya terbatas akibat kebijakan pelarangan penggunaan antibiotik untuk pakan dengan alasan kesehatan. Untuk itu, kami meminta warga untuk melakukan diversifikasi sumber pangan, masih ada ikan lele, mujair, dan ikan laut yang enak dan sangat bergizi,” jelasnya.

Baca:  Wakil Rakyat dan Misi Langit

Hal menurut Politisi asal PDI Perjuangan ini, sering didapatinya saat lakukan sidak lapangan.

“Kami juga kan terus sidak pantauan harga di pasar. Bila ada kenaikan, segera kami gerojok. Apalagi Bulog memastikan stok pangan siap banyak di gudangnya,”pungkasnya.

Penulis : Eny Suprapti