DPRD Trenggalek Gelar Paripurna via Teleconference

Muhtarom Plt Setwan Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: DPRD Kabupaten Trenggaek memutuskan tetap menggelar rapat paripurna penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (ranperda ) usulan Bupati Trenggalek dan Jawaban Bupati terhadap Ranperda yang diusulkan dewan sendiri, dengan melalui teleconference.

Muhtarom, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kabupaten Trenggalek mengatakan keputusan ini berdasarkan hasil rapat dengan unsur pimpinan, badan musyawarah (Bamus) , pimpinan komisi dan pimpinan fraksi di lembaganya.

“Kita adakan rapat paripurna secara teleconference dari masing-masing handpone anggota,”ucapnya saat dihungi melalui selulernya, Minggu,(29/3).

Teknis tersebut menurutnya sebagai langkah strategis dalam menjalani masa sosial distancing akibat bahaya mewabahnya virus corona di Trenggalek.

“Kita ikuti protokol kesehatan yang telah diputuskan pemerintah,”ungkapnya.
Selain para anggota , pelaksanaan teleconference itu juga akan diikuti Bupati, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh undangan yang lain.

Baca:  Eksekusi Tanah dan Bangunan di Madiun Tak Terkait Dengan Penyidikan Polda

“Secara keseluruhan baik bupati maupun kepala dinas serta undangan sama dengan teleconference,”tegasnya.

Sedangkan yang memimpin sidang paripurna, masih menurut Muhtarom, akan langsung dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek,H Samsul Anam di rumah kediamannya.

“Yang memimpin Ketua sendiri dari kediaman beiau,”lanjutnya.

Untuk sekretariat sendiri ditambahkan Dia, akan memandu dari kantor sekretariat di Jalan A Yani Surodakan Trenggalek.

“Sekretariat tetap memandu jalannya sidang karena itu aturan,”imbuhnya.

Pranoto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek mengaku tidak ada hambatan jika nantinya, besok, (hari ini-red), sidang paripurna akan dilangsungkan secara teleconference.

“Ya kita memang dalam masa ikhtiar. Sosial Distancing yang diperintahkan pemerintah harus kita ikuti agar aman dari virus corona ini,”tuturnya.

Baca:  Warga Sukoharjo Ditemukan Meninggal di Sebuah Mushola di Ponorogo

Pria yang berdomisili di Kecamatan Panggul dengan jarak 50 kilometer dari kantor dewan ini mengaku optiomisi sidang ini akan berjalan lancar dan sesuai dengan target.

“Mudah-mudahan tidak ada hambatan dan keadaan ini akan segera berakhir,”tutupnya.

Penulis : Eny Suprapti