Ketua PKK Trenggalek Optimalkan Peran Ibu di Keluarga Bantu Tanggulangi Covid-19

Novita Hardini Arifin bersama Lis Koernia Joko Irianto berikan edukasi kepada TP PKK se Kabupaten Trenggalek melalui teleconference

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Novita Hardini Arifin, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, (TP PKK) Kabupaten Trenggalek didampingi Lis Koernia Joko Irianto, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Trenggalek meminta kadernya di kecamatan dan desa bisa maksimal membantu pencegahan virus corona di daerahnya masing-masing.

Hal ini disampaikan keduanya saat memberikan instruksi dan edukasi, bertempat di gedung Smart Center, lingkup Pendopo Manggala Praja Nugraha, secara teleconference, Senin,malam.

“PKK itu tak lain kaum perempuan dan perempuan itu menjadi pilar terpenting dalam keluarga,”ungkap Novita Hardini.

Istri Bupati Arifin ini juga menjelaskan disaat pemerintah Trenggalek telah menetapkan status darurat Corona, maka peran ibu di dalam rumah tangga sangat menentukan keberhasilan tugas-tugas   yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penyebaran Virus Corona Kabupaten Trenggalek.

Baca:  Peningkatan Perekonomian Melalui Rongsokan

“Di rumah ibu perlu mengawasi dan mendisilpinkan keluarga seperti aturan dan ajuran pemerintah saat ini,”tuturnya.

Seperti halnya, masih Kata Novita, mendisiplinkan anak untuk tetap belajar walaupun belajarnya di rumah.

“Proses sekolah di rumah seperti ini ibu-ibu wajib mendampingi anaknya tetap belajar,”imbuhnya.

Karena apapun, penyelamatan generasi emas yang menjadi bagian dari program PKK sendiri sangat utama disaat situasi yang serba terbatas ini.

“Generasi emas, seperti PAUD dan seterusnya tetap harus diperjuangakn kelangsungannya,”pintanya.

Sedangkan kedisplinan saat dirumah agar tetap menjaga kebersihan terutama tangan dengan selalu mencuci memakai sabun dan sanitizer, peran ibu di keluarga harus dominan.

“Jika ada keluarga sepulang dari kepentingan ke luar rumah, ibu lah yang pertama kali mengingatkan agar segera mencuci tangan sebelum beraktivitas yang lain,”tandasnya.

Baca:  Bawaslu Trenggalek Janji Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Kampanye Ipul-Puti

Harapannya dengan edukasi tersebut, Novita ingin tersosialisasikan kepada kader TP PKK di 14 kecamatan dan 157 desa/kelurahan se -Kabupaten Trenggalek.

“Sehabis rapat ini, kita dari kabupaten akan memonitor pelaksanaannya sampai ke tingkat deswa,”lanjutnya.

Sementara, Lis Koernia Joko Irianto, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Trenggalek meminta kader PKK tidak perlu terjadi kepanikan yang tinggi, hingga menyebabkan rutinitas ibu rumah tangga di keluarga menjadi terbengkelai.

“Kepanikan justru membuat imunitas tubuh makin menurun seperti kata ahli kesehatan,”ungkapnya.

Maka peran ibu di keluarga dalam menghadapi pandemi corona saat ini yang terbaik adalah membuat tangguh keluarga termasuk memperhatikan asupan gizi yang seimbang walau tidak harus dengan biaya mahal.

Baca:  Komitmen Anti Korupsi, Yudi Sumbogo – Isyah Ansori Siap Sumpah Pocong di Alun-alun

“Program apotik keluarga yang menanam sayur, buah serta empon-empon menjadi solusi yang terbaik menghadapi bencana ini,”tuturnya.

Sehingga , masih kata Dia, ibu-ibu harus memanfaatkan lahannya yang kosong untuk rajin menanami sayuran dan tumbuhan obat guna keperluan keluarganya sendiri.

“Jika tidak ada lahan , manfaatkan pola hydroponik,”katanya.

Penulis : Eny Suprapti